Kondisi material jembatan sebelumnya juga telah keropos akibat korosi, mengingat wilayah Desa Mandala Kasih berada dekat pantai dengan kadar garam udara yang tinggi.
Jembatan gantung yang baru rampung pada awal Januari 2026 ini dibangun dengan material yang lebih kokoh dan posisi yang lebih tinggi dari permukaan banjir.
Jembatan ditinggikan sekitar 1,5 meter guna mengantisipasi debit air sungai yang meningkat saat curah hujan tinggi di wilayah hulu seperti Cikajang dan Cisompet.
“Sekarang jembatan sudah ditinggikan sekitar satu setengah meter. Dulu posisinya lebih rendah,” kata Iwan.
Atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut, Iwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Satgas Percepatan Pembangunan Jembatan, serta Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang telah membantu membuka kembali akses masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak."
"Beribu-ribu terima kasih atas pembangunan jembatan ini. Sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, khususnya Desa Mandala Kasih,” ujarnya.
Ke depan, Iwan berharap jembatan gantung tersebut dapat ditingkatkan menjadi jembatan permanen yang dapat dilalui kendaraan roda empat.
Hal ini dinilai penting untuk mempermudah pengangkutan hasil pertanian serta menjadi jalur alternatif saat jalur utama Pameungpeuk mengalami kepadatan, terutama pada musim libur dan hari besar nasional.
“Karena kalau ini jalan bisa permanen, kepentingannya banyak. Kalau ada tahun baru, ada kemacetan, atau hari-hari besar bisa lewat sini juga,” ujarnya. ***
Artikel Terkait
Potret Jembatan Gantung Bok Pendem, Hubungkan Kembali Dua Desa yang Terputus Selama Puluhan Tahun
Rampung dalam Dua Minggu, Kolaborasi TNI - Warga Sindupaten Selesaikan Jembatan Gantung Garuda
Dulu Basah-Basahan ke Sekolah, Kini Anak-anak Pangandaran Aman Punya Jembatan Gantung Ciharuman
Jembatan Way Umbar Rampung, Anak Sekolah dan Ibu-ibu Tak Lagi Basah Kuyup Seberangi Sungai
Penampakan Jembatan Gantung Lo Pasir, Nadi Baru Aktivitas Warga Banyumas