Baca Juga: KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express
Digitalisasi pun menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pembiayaan berkelanjutan hingga ke tingkat lokal.
Pemanfaatan teknologi membuat pembiayaan lebih efisien, memperluas akses bagi pelaku usaha, serta mendukung implementasi ESG (Environmental, Social & Governance) hingga ke segmen UMKM.
Hal ini pun sejalan dengan upaya BRI dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Hingga September 2025, porsi kredit UMKM konsolidasian yang disalurkan BRI mencapai 80,02% dari total portofolio kredit, atau setara dengan Rp1.150 triliun.
Baca Juga: Perbandingan Gaji Pegawai SPPG MBG dengan Guru Honorer, Selisih Capai Rp4 Juta per Bulan
Selain penyaluran pembiayaan, BRI juga secara konsisten memperluas dampak melalui berbagai program pengembangan kapasitas UMKM.
Program-program tersebut antara lain Desa BRILiaN, Klasterku Hidupku, serta platform LinkUMKM, yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.***
Artikel Terkait
4.816 PPPK Paruh Waktu Aceh Timur Resmi Dilantik, Simak Kisaran Gajinya
Soal Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia, Begini Kata Menlu Sugiono
10 Soal TKA Bahasa Indonesia SD dan MI 2026 Lengkap dengan Kunci Jawabannya
Tiba-Tiba Touring Jilid V Ciamis, Bukan Sekedar Berkendara Sekaligus Ajang Promosi Wisata Alam, Sejarah dan Budaya
10 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD dan MI Beserta Kunci Jawaban-Lanjutan 1
10 Soal TKA Bahasa Indonesia Jenjang SD-MI untuk Latihan Tes Kemampuan Akademik Lengkap dengan Kunci Jawaban-Lanjutan 2