Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Bandang di Desa Penakir Pemalang, Bawa Bongkahan Batu hingga Kayu ke Pemukiman Warga

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 25 Januari 2026 | 13:10 WIB
Kondisi Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang yang diterjang banjir bandang dari hulu Gunung Slamet.  (Instagram/pemalang.update)
Kondisi Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang yang diterjang banjir bandang dari hulu Gunung Slamet. (Instagram/pemalang.update)

PORTALOKA.ID - Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang menjadi salah satu wilayah terdampak parah banjir bandang yang terjadi pada Jumat malam, 23 Januari 2026.

Material dari hulu Gunung Slamet, seperti batu, gelondongan kayu, hingga lumpur turut terbawa ketika banjir menerjang pemukiman warga.

Wilayah Dusun Sawangan, Sarangan, dan Sigeblog di Desa Penakir kini dipenuhi dengan tumpukan kayu dan lumpur.

“Mengabarkan dari Penakir, Sarangan, full lumpur. Astaghfirullah,” ucap perekam video dalam unggahan akun Instagram @pemalang.update, dikutip pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha

Jembatan Putus, Batu dan Kayu Berserakan

Dalam video tersebut terlihat kondisi jalanan di pemukiman warga yang sudah tertutup material banjir, seperti kayu dan potongan kayu.

Tampak banyak batu yang berserakan dengan ukuran beragam pun menghantam rumah warga.

“Rumah hancur, batu ini berarti terbawa dari atas. Ini juga jembatan yang terputus,” imbuhnya.

“Di sini ada 6 rumah yang terdampak dan batu-batu dari atas. Ini daerah paling parah karena sampai batu-batu ini bisa turun ke bawah,” sambungnya.

Baca Juga: Sudah Disetujui Gubernur Jateng, Segini Besaran Kenaikan UMK 2026 untuk Kota Tegal, Brebes dan Pemalang

Warga Mulai Diungsikan ke Tempat Aman

Sementara dalam video terbaru yang diunggah oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang pada Minggu, 25 Januari 2026, disebutkan bahwa warga sudah dievakuasi untuk mengungsi ke tempat yang aman.

Ada beberapa titik pengungsian untuk warga, seperti di gedung kecamatan, gedung SD Penakir 2, gedung milik Nahdlatul Ulama (NU), dan posko-posko lainnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X