Jika umum telur asin yang dijual di pasar biasanya memerlukan waktu 12 sampai 15 hari untuk pengasinan, telur asin untuk MBG hanya memerlukan waktu 7 sampai 8 hari.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ingatkan Petinggi BUMN: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
“Waktu pengasinannya lebih cepat, supaya tidak terlalu asin,” kata Yayak.
Dengan bertambahnya permintaan telur asin dari beberapa dapur MBG di Kecamatan Sumber Sari, Yayak mulai berpikir untuk menyiapkan stok telur yang lebih banyak.
Karena itu dia kini mulai memperbesar kandang dan menambah jumlah itik yang dipeliharanya.
“Kita tambah bebeknya, kita kembangkan usaha peternakannya dulu,” ujarnya.
Karena peningkatan omset penjualan telur itik yang dia rasakan, Yayak sangat berharap agar program MBG terus berlanjut.
“Sebab, perajin kecil seperti saya ini sangat terbantu, karena omsetnya naik sampai 3000 persen, perputarannya cepat, dan sampai ke kami-kami ini."
"Selain itu, banyak warga yang bisa bekerja,” tutupnya. ***
Artikel Terkait
Soroti Pengeluaran BGN untuk MBG, ICW Sebut Pembelian Sendok Bebek di Tahun 2025 Habiskan Dana Rp4 Miliar
VIRAL! Tangis Guru Honorer Pecah, Bandingkan Gajinya dengan Sopir MBG: Miris Hati Saya
Potret Perjuangan Petugas SPPG di Pedalaman NTT, Seberangi Sungai Antar MBG
Meroket! Kepala BGN Ungkap Program MBG Tahun 2026 Sedot Anggara Rp248 Triliun
DPR Kritik BGN Soal PPPK SPPG hingga Singgung Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru: Tolong Bisiki Pak Presiden