Baca Juga: Dulu Basah-Basahan ke Sekolah, Kini Anak-anak Pangandaran Aman Punya Jembatan Gantung Ciharuman
"Budaya harus hadir dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari tata kota, perilaku sosial, hingga kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, makna “ngaheuyeuk dayeuh ngolah lingkungan” sebagai landasan membangun daerah yang berbudaya dan berkelanjutan.
Melalui Sawala Ageung tersebut, Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis juga mendorong lahirnya program-program budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.
Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu perhatian utama agar estafet kebudayaan terus berlanjut.
Baca Juga: Kronologi Mobil Suzuki Pick Up Terbakar di Paranggupito Wonogiri, Diduga Akibat Korsleting Listrik
“Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rumusan pemikiran dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan Ciamis secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, melalui Kepala Dinas Pariwisata, Heryan Rusyandi, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis atas penyelenggaraan Sawala Ageung yang mengusung tema pengelolaan lingkungan.
Heryan Rusyandi menegaskan, tema tersebut mencerminkan identitas Ciamis sebagai daerah berbudaya sekaligus peduli kebersihan.
“Predikat Kota Terbersih se-Asia, menurutnya, membuktikan kuatnya nilai budaya lokal dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.
Baca Juga: Damkar Evakuasi Motor Roda Tiga Terjun ke Sawah di Ngalas Klaten
Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung gerakan kebudayaan berkelanjutan bersama masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan memperkuat partisipasi publik serta memperkokoh citra Ciamis di tingkat nasional dan internasional secara berkelanjutan dan inklusif bagi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana mengatakan lewat kegiatan ini diharapkan ada program yang aplikatif untuk menjaga dan mewariskan nilai budaya untuk generasi mendatang.
"Kita sudah harus berpikir untuk mewariskan nilai-nilai budaya sejak usia dini."
Artikel Terkait
Catatan Akhir Tahun 2025: Keberhasilan dan Tantangan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya
Bupati Ciamis Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tekankan Kerukunan dan Sinergi Bangsa
Wisata Alam Kayu Putih Ciamis, Sunyi Tapi Menantang Adrenalin
Sholawat Kebangsaan Bersama Habib Syech Meriahkan HAB Kemenag ke-80 di Stadion Galuh Ciamis
Inspektorat Kabupaten Ciamis Perkuat Pengawasan, Catat Prestasi dan Hadapi Tantangan Reformasi Birokrasi
Baladsantri Pemangku Asih Gelar Santunan Yatim Di Desa Nasol Cikoneng Ciamis