Kamis, 4 Juni 2026

Ancaman Penyakit Kulit Pascabanjir Intai Warga Tamiang Hulu Aceh, Bertahan dengan Air Sisa Banjir untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 11:05 WIB
Warga Tamiang Hulu, Aceh Tamiang menggunakan air banjir untuk keperluan sehari-hari (Instagram/a.muhammadkurniawan.s)
Warga Tamiang Hulu, Aceh Tamiang menggunakan air banjir untuk keperluan sehari-hari (Instagram/a.muhammadkurniawan.s)

PORTALOKA.ID - Selain logistik untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari, air bersih juga menjadi bantuan yang diharapkan oleh warga terdampak banjir di Sumatera.

Sebagian warga di sejumlah daerah masih menggunakan air banjir untuk beraktivitas, seperti mandi, mencuci baju, dan lainnya.

Ancaman penggunaan air banjir bisa menimbulkan penyakit kulit, seperti yang dikeluhkan salah satu warga Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang.

Gatal-Gatal hingga Koreng di Kulit Mulai Timbul

Baca Juga: Maknai Natal 2025, BRI Peduli Wujudkan Kepedulian Melalui Penyaluran Puluhan Ribu Paket Sembako bagi Masyarakat

Menggunakan air banjir yang berisiko tercemar membuat warga kini harus menghadapi gangguan kesehatan pascabanjir.

Penyakit kulit menjadi salah satu hal yang harus diantisipasi usai bencana hidrometeorologi.

“(Kenapa gatal) Biasanya kan mandi air bersih pakai air PAM itu kan, sekarang pakai air apa? Air sumur. Air sumur kan juga dari air banjir ini,” ujar salah satu warga dalam unggahan akun Instagram @a.muhammadkurniawan.s, dikutip pada Sabtu, 27 Desember 2025.

“Entah airnya kena apa, datang dari mana, mungkin bakteri nempel ke kulit,” lanjutnya.

Baca Juga: Masih Ada Warganya yang Terisolir, Bener Meriah Aceh Perpanjang Masa Darurat hingga Distribusi Bantuan yang Belum Merata

Ia kemudian mengungkapkan bahwa anaknya pun sudah mengalami gatal-gatal di kulitnya.

“Itu korengan anak saya, gatal-gatal. Termasuk saya kena gatal-gatal ini,” lanjutnya.

Air Banjir Digunakan untuk Mencuci

Dalam video tersebut juga ditunjukkan saat warga mencuci peralatan makan pun dengan air sisa banjir.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X