Kamis, 4 Juni 2026

Mengira Hari Kiamat, Kisah Bocah Aceh Bertahan Hidup Saat Air Banjir Mulai Naik

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 10 Desember 2025 | 18:20 WIB
Tangkapan layar seorang bocah saat mengenang detik-detik bencana hingga mengira itu adalah hari terakhir hidupnya. (Instagram @ddtvofficial)
Tangkapan layar seorang bocah saat mengenang detik-detik bencana hingga mengira itu adalah hari terakhir hidupnya. (Instagram @ddtvofficial)

Ia sedang berada di warung, tempat yang secara tidak terduga menjadi benteng pertamanya.

"Sebelum airnya naik, saya pergi ke warung yang bertingkat," tuturnya.

Warung yang memiliki bangunan bertingkat itu menjadi satu-satunya tempat ia bisa mencari ketinggian.

"Di situ airnya naik, naik, naik. Habis itu ada tingkat, saya naik ke atas," sambungnya.

Baca Juga: Tegas! Mendagri Sanksi Bupati Aceh Selatan Pemberhentian 3 Bulan

Tindakan refleksif itu menyelamatkan nyawanya. Tidak lama kemudian, kedua orang tuanya menyusul. Namun, perjuangan belum usai. Saat berusaha menyelamatkan diri sepenuhnya, bocah itu sempat tergelincir.

"Habis itu datang mama dan ayah saya," terang anak itu.

Ia kemudian menceritakan momen kritis yang nyaris merenggutnya.

"Saya jatuh, terus ditemukan, terus dipegang kaki saya sebelum dibawa air," katanya, memberikan gambaran jelas betapa dekatnya ia dengan bahaya.

Meskipun harus melalui pengalaman yang begitu berat, bocah tersebut menutup kisahnya dengan doa sederhana penuh harapan, mendoakan keselamatan dan rezeki bagi orang-orang di sekitarnya.

"Semoga keluarga yang ada di sini sehat selalu, mudah rejekinya selalu," pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X