Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Tidak Selamanya, Ini Batas Usia Pensiun Menurut UU ASN yang Sudah Disahkan
"Memang sedikit out of the box dari pemikiran Pak Prabowo yang sangat peduli kepada masyarakat Indonesia dan juga teman-teman disabilitas, terutama tunanetra,” ujarnya.
Walaupun kacamata pintar ini belum sepenuhnya sempurna, Wira berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi penyandang tunanetra dalam mengakses pendidikan dan pekerjaan.
GSN sebagai penyalur kacamata AI akan terus melakukan evaluasi untuk memaksimalkan fungsi alat bantu ini.
“Walaupun masih dalam tahap pengembangan, tapi ini langkah awal bagi teman-teman disabilitas, terutama tunan netra agar bisa menjadi inklusif di tempat kerjanya, di lingkungan sekolahnya,” tambah Wira.
Baca Juga: Kereta Khusus Petani dan Pedagang Beroperasi, Upaya Pemerataan Ekonomi Berjalan
“Teman-teman bisa lebih berkreasi, lebih bersemangat lagi untuk menciptakan sesuatu yang berguna bagi Indonesia ke depannya,” ujarnya lagi.
Saat ini, penyaluran kacamata pintar masih dilakukan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Ke depannya, dia berharap distribusi dapat menjangkau penyandang tunanetra di seluruh Indonesia.
“Ke depan, kami memikirkan bagaimana program ini bisa berkembang pesat dan menjangkau seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan,” tutupnya. ***
Artikel Terkait
Prabowo Saat Melepas Atlet Indonesia ke SEA Games: Sambil Mengurus Saudara Kita yang Terdampak Musibah, Kita Harus Tetap Kuat
Guru Madrasah Swasta Sangat Ingin Bertemu Presiden Prabowo: Sesulit Itukah Kami Bisa Bertemu Bapak?
Prabowo Tegaskan Indonesia Mampu Atasi Musibah di Aceh, Sumut, dan Sumbar
LAGI! Dua Kali Tengok Aceh, Prabowo Pastikan Distribusi Bantuan serta Percepatan Penanganan di Wilayah Terdampak
Prabowo Tambah Anggaran hingga R4 Miliar untuk Puluhan Daerah Terdampak Bencana Sumatera