Minggu, 19 Juli 2026

Bibit Siklon 93W dan 91S Muncul Bersamaan, BMKG Soroti Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sumut hingga Lampung

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 8 Desember 2025 | 19:05 WIB
Tangkapan layar data BMKG soal bibit siklon yang disebut memicu hujan lebat dan gelombang tinggi. (Dok BMKG)
Tangkapan layar data BMKG soal bibit siklon yang disebut memicu hujan lebat dan gelombang tinggi. (Dok BMKG)

- Perairan Raja Ampat bagian utara

- Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pelaksanaan Seleksi PPPK BGN 2025 untuk Formasi Khusus, Lulusan D4 hingga S1 Bisa Daftar, Dibuka Sampai 10 Desember

Bibit Siklon Tropis 91S di Barat Daya Lampung

Selain 93W, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 91S, yang terbentuk pada 7 Desember 2025.

Sistem ini berada di wilayah Samudra Hindia barat daya Lampung, dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1010 hPa.

“Potensi Bibit Siklon Tropis 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam ke depan dalam kategori rendah,” tulis BMKG.

Baca Juga: Cara Mudah Daftar PPPK BGN 2025, Wajib Siapkan SKCK hingga Surat Keterangan Sehat Jasmani, Pendaftaran Dibuka Sampai 10 Desember

Meski memiliki peluang perkembangan yang rendah, bibit siklon ini tetap menimbulkan dampak tidak langsung berupa potensi hujan dan gelombang tinggi di wilayah Indonesia bagian barat.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat akibat pengaruh siklon 91S antara lain; Bengkulu hingga Lampung.

Sementara potensi gelombang laut tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di:

- Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung

- Perairan barat Lampung

- Samudra Hindia selatan Jawa.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X