Direktur General Affairs Binus University, Jamin Djaja Pranata, menyambut baik kolaborasi ini.
“Kami mengapresiasi langkah IFG dalam menghadirkan edukasi keuangan berkelanjutan langsung kepada mahasiswa. Binus melihat pentingnya literasi finansial yang modern dan bertanggung jawab, terutama bagi generasi yang kelak akan menjadi pengambil keputusan di dunia usaha dan pemerintahan. Kolaborasi seperti ini sangat relevan dan kami mendukung penuh karena sejalan dengan komitmen Binus dalam membentuk insan pembelajar yang unggul dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Firman Anindra, Kepala Divisi Pengadaan dan Pengelolaan Aset IFG, menambahkan, “Salah satu mandat utama IFG adalah memperkuat inklusi dan literasi keuangan masyarakat melalui program TJSL, termasuk IFG Goes to Campus yang mendukung Asta Cita ke-4 terkait pembangunan SDM unggul. Isu keberlanjutan menjadi prioritas nasional maupun global, dan pelaku keuangan dituntut untuk mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam setiap proses bisnis. IFG berkomitmen mendukung agenda ini melalui praktik keuangan berkelanjutan, pengembangan layanan digital, beragam inisiatif hijau, dan edukasi publik mengenai pengelolaan finansial yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.”
Melalui IFG Goes to Campus 2025: Sustainable Finance for the Future You!, IFG ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keuangan bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga mengenai pengelolaan risiko, keberlanjutan bisnis, dan dampak sosial jangka panjang.
Baca Juga: Pria Asal Solo Bikin Rekening Bodong, Lemahnya Verifikasi Bank Jateng Jadi Sorotan
Pesan ini diharapkan menjadi bagian dari pola pikir finansial generasi masa depan, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat kelak terlibat dalam dunia bisnis dan kebijakan nasional.***
Artikel Terkait
Ramai Jadi Sorotan Soal Bandara Morowali Minim Perangkat Negara, Begini Kata Wamenhub
Patut Disyukuri! Gaji PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bekasi Lulusan SMA hingga Sarjana Ternyata Lebih Rendah dari UMK, Segini Nominalnya
Jejak Skandal Audit Internal PBNU di Tahun 2022, Disebut Jadi Poin Pemakzulan Gus Yahya dari Kursi Ketum
78 Guru Luwu Timur Terima SK PPPK Paruh Waktu, Kontrak Kerja Selama 1 Tahun
TERBONGKAR! Kenapa Daerah Gagal Mengusulkan PPPK Paruh Waktu, Ternyata Ini Penyebabnya
2.307 PPPK Paruh Waktu Pacitan Terima SK Pengangkatan, Bupati Singgung soal Kemungkinan jadi Penuh Waktu atau PNS