Priyo menegaskan bahwa operasi SAR masih dilakukan nonstop untuk menemukan puluhan warga yang belum ditemukan.
Tim gabungan menggunakan berbagai metode untuk mempercepat proses pencarian.
"Kami masih terus melakukan operasi SAR, menggunakan alat berat dan pencarian menggunakan alat manual seperti cangkul, sekop," ujarnya.
Priyo menambahkan bahwa area longsor cukup luas sehingga pencarian harus dibagi per sektor.
"Upaya ini masih akan terus kami lakukan. Kami akan membagi dua sektor di Dusun Parukahan dan empat sektor di Dusun Cibuyut," pungkasnya.
Baca Juga: BGN Buka Suara soal Keterlambatan Pembayaran Gaji Petugas MBG
Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu Longsor
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Budi Setyawan, menyampaikan longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis sore dan kondisi kontur tanah yang labil.
"Material tanah tebing kemudian ambruk dan menimbun permukiman warga," kata Budi kepada wartawan pada Jumat, 14 November 2025.***
Artikel Terkait
Ide Cemilan Makaroni Goreng Daun Jeruk, Gurih Renyah dan Pedas Bikin Nagih, Ini Dia Resep Rahasianya
Bupati Ciamis Terima Audiensi Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia, Tegaskan Komitmen Kesetaraan dan Inklusivitas
BGN Buka Suara soal Keterlambatan Pembayaran Gaji Petugas MBG
16 Link Download Twibbon Hari Guru Nasional 2025 untuk Diunggah ke Facebook, Instagram dan WhatsApp
Selamat! Kemenag Umumkan Pemenang OMI 2025 Bidang Sains dan Riset Jenjang MI hingga MA, Cek Daftar Namanya di Sini!
Resep Kue Cubit Nangka Kelapa Muda, Cemilan di Akhir Pekan yang Manis dan Lumer di Mulut
Kentang Goreng Bawang Renyah Gurih dan Bikin Nagih, Ini Dia Resep Rahasianya
LENGKAP! Inilah Daftar Juara OMI 2025 Bidang Sains Tingkat MI sampai MA
Resep Tomyam Seafood Gurih Asam Segar dan Berkuah, Cocok Jadi Hidangan Kala Hujan
Ketua Cabang PGRI Kecamatan Ciamis Agus Gustaman Dilantik, Ini Program Kerjanya