“Presiden yang meminta Bu Rini (Soemarno) untuk meneruskan ke China karena Jonan tidak bersedia. Jadi Presiden sendiri yang mengubah dari Jepang ke China,” terang Pambagio.
Pilihan berpindah ke China membawa konsekuensi besar. Skema yang awalnya berupa pinjaman antar negara berubah menjadi model bisnis B2B atau business to business.
Dalam sistem ini, negara tidak diperbolehkan memberi subsidi langsung, namun beban bunga dan risiko finansial justru tetap menimpa keuangan negara.
Skema Bunga dan B2B yang Dinilai Bermasalah
Dalam kesempatan yang sama, pakar transportasi dan anggota tim asistensi awal proyek Whoosh, Harun Ar Rasyid membantah tudingan dirinya yang mengubah bunga proyek dari 0,1 persen menjadi 2 persen.
“Enggak, saya sudah bilang itu salah kalau dikatakan saya yang men-setup 0,1 persen ke 2 persen. Begitu China dimenangkan, ya mereka bikin kesepakatan sendiri,” ujar Harun dalam diskusi yang sama.
Menurutnya, keputusan pemerintah menggunakan skema B2B justru menjadi akar persoalan.
Harun melanjutkan, dalam sistem itu, investor asing ikut menanam modal hingga 40 persen, namun konsekuensinya negara tidak bisa mengatur pembiayaan sebagaimana proyek G2G.
“Memilih B2B inilah yang ngawur kalau menurut saya. Karena sekarang sebetulnya kereta cepat ini masih tahap awal, baru seperlima mimpi. Mimpi kita sampai Surabaya,” jelasnya.
Baca Juga: Anggota DPR Harris Turino: Sri Mulyani Kapitalisme Swasta, Purbaya Kapitalisme Negara
Beban Lahan dan Subsidi Transportasi
Di sisi lain, Harun juga menyinggung persoalan lahan yang menjadi salah satu penyebab membengkaknya biaya proyek.
Harun menyebut, jika pada proyek jalan tol pembebasan lahan dibiayai negara, maka dalam proyek kereta cepat, biaya tersebut ditanggung oleh perusahaan pelaksana.
Artikel Terkait
Bikin Sendiri Lebih Puas, Ini Dia Resep Batagor Renyah Gurih dan Bikin Nagih
Resep Bolu Pisang Coklat Keju Manis Legit dan Lembut Bikin Nagih, Cocok Jadi Hidangan di Akhir Pekan
Dapat BLT Rp900 Ribu, Sopir Ojol Ini Bisa Belikan Sepatu Futsal Hadiah Ulang Tahun untuk Anak
20 Ide Lomba untuk Memperingati Hari Santri 2025, Ada Bikin Puisi Islami hingga Festival Film Pendek
Buron 19 Hari, Pria Asal Kupang NTT Dibekuk Polisi Gegara Melakukan Aksi Penikaman, Berawal dari Mabuk Miras Joget di Acara Nikahan
Cara Biking Gongso Ayam Khas Semarang yang Enak, Manis Gurihnya Pas Pedasnya Nampol, Cocok untuk Ide Jualan, Cek Resepnya di Sini
Cara Bikin Es Gula Asam yang Enak dan Nyegerin Diminum saat Cuaca Panas, Cek Resepnya di Sini ya! Cocok untuk Ide Jualan
Anggota DPR Harris Turino: Sri Mulyani Kapitalisme Swasta, Purbaya Kapitalisme Negara
Anggota DPR RI Harris Turino: Kereta Cepat Jakarta Bandung itu Bayi Sungsang, Salah Desain Sejak Awal
Pasutri Tertimpa Pohon Jati Saat Berkendara di Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia