Baca Juga: Putar Roda Ekonomi Masyarakat, Kredit Konsumer BRI Tumbuh Double Digit
Eko menilai akses bantuan modal ini berhasil menumbuhkan omzet bisnisnya yang stabil di kisaran Rp15–25 juta per bulan. Dirinya menambahkan, untuk saat ini kapasitas produksi sangkar terjaga konsisten, dengan ukuran sedang mencapai 15–20 unit per bulan dan ukuran besar sekitar 10 unit per bulan.
Seiring pertumbuhan usaha tersebut, tak lupa EANK Solo juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dengan pembukaan lapangan kerja. Di mana, EANK Solo berhasil memberdayakan warga dengan melibatkan 2 pekerja di workshop, 2 tukang ukir, serta 4 pengrajin rumahan dari lingkungannya.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI terus berkomitmen mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan terus berkembang. Melalui sejumlah program pemberdayaan BRI, produk lokal yang ada harus dioptimalkan menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar.
Selanjutnya, akses ke KUR yang mudah dan cepat juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha mikro untuk terus mengembangkan bisnis tanpa terbebani bunga yang tinggi.
"Melalui pendampingan intensif dan akses permodalan dari BRI, UMKM diharapkan mampu tumbuh dan merambah pasar yang lebih luas. Kami yakin dengan inovasi yang terus berkelanjutan serta perluasan akses pasar, usaha ini akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal yang signifikan,” tutur Dhanny.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Sungai Sedunia, BRI Peduli Ajak Generasi Muda Bersih-Bersih dan Jaga Ekosistem Sungai untuk Masa Depan
Dukung Industri Halal Nasional, BRI jadi Banking Partner Halal Indo 2025
Dukung Asta Cita Pemerintah dan Program 3 Juta Rumah Layak Huni, BRI Akselerasi Penyaluran KPR FLPP
Demi Perkuat Branding Hingga Pasar Global, BRI Dorong UMKM Kuliner Asal Padang Lewat Program Pemberdayaan Pengusaha Muda BRILiaN
Putar Roda Ekonomi Masyarakat, Kredit Konsumer BRI Tumbuh Double Digit