Minggu, 19 Juli 2026

UMKM di Solo Sukses Sulap Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi Berkat Pemberdayaan BRI

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 13:41 WIB
Ilustrasi - UMKM Dukungan BRI di Solo (IST)
Ilustrasi - UMKM Dukungan BRI di Solo (IST)

PORTALOKA.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) selalu mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

UMKM ini terus didorong eksistensinya di kancah global.

Salah satunya adalah EANK Solo, UMKM asal Kota Solo yang dirintis oleh Eko S. Muryanto pada 2014.

Keluhan pecinta burung tentang sangkar yang mudah patah atau rusak dimakan tikus, ditambah banyaknya limbah pipa PVC dan akrilik yang terbuang percuma, menjadi pemicu lahirnya usaha kreatif ini.

Baca Juga: Kecelakaan Tabrak Lari di Jalan Jogja-Wonosari Bantul Yogyakarta, Pemotor Tewas Ditabrak Truk Boks

Dari limbah-limbah tersebut, Eko mengolahnya menjadi sangkar burung dan akuarium yang kuat, awet, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomis tinggi.

“Limbah pipa PVC yang biasa orang kenal dengan paralon ini, ya kita manfaatkan menjadi kerajinan sangkar dan akuarium berkualitas,” ungkap Eko.

Hasil produk yang kokoh dan awet, membuat EANK Solo mulai digemari oleh komunitas pecinta burung dan ikan hias di berbagai daerah. Respon positif serta permintaan yang terus meningkat dari pasar dalam negeri, membuka jalan bagi produk EANK Solo untuk mulai merambah pasar mancanegara. Tercatat, kini EANK Solo telah melakukan ekspor ke Singapura, Taiwan, Brunei Darussalam, dan Malaysia.

Di balik capaian tersebut, Eko menuturkan bahwa perkembangan EANK Solo tidak terjadi begitu saja. Ada proses panjang pembelajaran dan pendampingan yang dijalani bersama BRI. Sejak 2016, usahanya aktif mengikuti berbagai program pembinaan, salah satunya melalui Rumah BUMN BRI Solo.

Baca Juga: 5 Fakta Vespa Tabrak Pembatas Jalan di Ringroad Selatan Bantul, Korban Terluka Hingga Patah Tulang

Lalu sejak 2022, EANK Solo juga rutin difasilitasi mengikuti pameran yang diselenggarakan BRI, salah satunya adalah BRI UMKM EXPO(RT).

“Dulu kami UMKM yang masih gaptek. Di Rumah BUMN BRI Solo, kami mulai belajar dasar-dasar manajemen usaha mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran di e-commerce, hingga branding agar produk lebih dikenal. Kemudian melalui pameran BRI UMKM EXPO(RT), akhirnya membukakan kami akses bertemu dengan buyer luar negeri,” jelas Eko.

Selain pendampingan dan pameran, kata Eko, dukungan pembiayaan turut berperan penting dalam perjalanan EANK Solo. Ia menyebut, melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, pembiayaan ini digunakan untuk mendanai kebutuhan operasional harian, mulai dari pembelian bahan baku sesuai permintaan pasar.

“Pendanaan dari KUR sangat membantu kita menambah modal kerja. Dari KUR, kita bisa menjaga keberlanjutan produksi, meningkatkan kualitas, sekaligus berani mengambil peluang baru di pasar. Proses pengajuannya di BRI juga mudah dan cepat,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X