"Setelah diolah, pemilahan, pengeringan baru dihitung berapa kilo," ucap Ery Karyatno kepada Portaloka.id beberapa waktu yang lalu.
Kedepannya, pemerintah desa akan terus mengajak generasi muda untuk jadi petani milenial.
Karena, petani tidak harus menanam padi, namun bisa mengembangkan budidaya lainnya yang lebih menjanjikan. ***
Artikel Terkait
Kisah Supriyono Budidaya Madu Klanceng di Jatinom Klaten, Cuan Kengceng Utung Jutaan Rupiah, Ingin Beli? Segini Harganya
Pria Asal Karangdowo Klaten Dilaporkan Hilang di Sungai Bengawan Solo Wonogiri, Diduga Terseret Arus Saat Berenang
Kapolres Wonogiri Pantau Pencarian Pria Asal Karangdowo Klaten yang Diduga Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Pencarian Tim Gabungan Terus Berlanjut
Pria Asal Karangdowo Klaten Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Bengawan Solo Wonogiri
Ratusan Orang Ikut Makan Gratis di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Menunya Ada Ayam Kecap inga Tumis Kacang