"Memang tujuan awal khusus pembenihan."
"Harganya lebih mahal kalau buat benih daripada konsumsi, selain itu resiko tanaman benih sama konsumsi beda."
"Bedanya kalau benih kecil bisa dapat hasil, kalau konsumsi kecil ruginya lumayan."
"Kelompok ini yang dibutuhkan hanya bijinya saja, kalau buahnya dibagikan ke warga sekitar."
"Ada yang dikonsumsi pakan ternak ada yang buat keripik dan macam-macam," ucap Maryono kepada Portaloka.id beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu, Kepala Desa Demak Ijo, Ery Karyatno mengatakan hingga kini total anggota petani milenial mendapai 20 orang.
Dalam pengembangan, pihak desa dan petani milenial sudah menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan untuk menampung dan mengolah biji melon jadi benih siap jual.
Setelah melalui proses pengolahan, harga 1 gram benih melon berkisar Rp 100 ribu.
Sehingga, keuntungan bisa naik 3 hingga 4 kali lipat dibandingkan dengan menanam melon untuk konsumsi.
Baca Juga: Presiden Prabowo di KTT Palestina: Hentikan Bencana Kemanusiaan di Gaza, Akhiri Perang Sekarang!
"Hasilnya lebih baik, bisa 3-4 kali lipat, bijinya bisa dijual lagi ke renonsit kemudian dikemas dijual ke PT yang besar lagi."
"Ini menjadi gambaran kegiatan pertanian, kalau menanam buah tidak harus diambil buahnya, namun bisa lebih dikembangkan lagi."
"Satu gram biji melon kering kalau enggak salah Rp 100 ribu."
Artikel Terkait
Kisah Supriyono Budidaya Madu Klanceng di Jatinom Klaten, Cuan Kengceng Utung Jutaan Rupiah, Ingin Beli? Segini Harganya
Pria Asal Karangdowo Klaten Dilaporkan Hilang di Sungai Bengawan Solo Wonogiri, Diduga Terseret Arus Saat Berenang
Kapolres Wonogiri Pantau Pencarian Pria Asal Karangdowo Klaten yang Diduga Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Pencarian Tim Gabungan Terus Berlanjut
Pria Asal Karangdowo Klaten Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Bengawan Solo Wonogiri
Ratusan Orang Ikut Makan Gratis di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Menunya Ada Ayam Kecap inga Tumis Kacang