Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 4 jam sebelum ditemukan.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, penyebab kematian korban karena kerusakan organ dalam.
Menurut keterangan BTW, korban sudah lama menderita penyakit jantung.
Bahkan, BTW pernah mengantar korban untuk berobat ke RS Bethesda Yogyakarta.
Fakta ini memperkuat dugaan bahwa kematian korban disebabkan oleh penyakit yang dideritanya, bukan karena adanya tindak kriminal.
"Benar, pada Sabtu sore kami menerima laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Prancak Pandes, Kalurahan Panggungharjo."
"Petugas kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP bersama tim medis," kata Kapolsek Sewon, Kompol Sultonudin.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Osaka untuk Sambangi Paviliun Indonesia di Osaka Expo
Dari hasil pemeriksaan awal, imbuh Kapolsek, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Diduga korban meninggal karena sakit.
Namun untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
Fakta-fakta Kecelakaan Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Kasihan Bantul, Dua Korban Sama-sama Lansia
Sebut Cita-cita, Begini Pengakuan Dokter Gadungan yang Rugikan Warga Bantul Yogyakarta Sebesar Rp500 Juta Serta Sertifikat Tanah
Deretan Barang Bukti dan Ancaman Hukum Kasus Dokter Gadungan di Bantul Yogyakarta
Perahu Nelayan Dihantam Ombak Besar di Pantai Depok Bantul Yogyakarta, Begini Evakuasinya
4 Fakta Kecelakaan Air di Pantai Depok Bantul, Dua Nelayan Selamat hingga Begini Kerusakan Kapal
Kakek 74 Tahun di Sedayu Bantul Ditemukan Tewas Akhiri Hidup di Pohon Jati