Inflasi terutama dipicu kelompok makanan, minuman, dan tembakau—dengan bawang merah, beras, ikan segar, minyak goreng, hingga rokok sebagai penyumbang utama.
Di sisi lain, sektor transportasi serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru mengalami deflasi.
Langkah Konkret Indramayu
Menanggapi hal tersebut, Lucky Hakim menegaskan Pemkab Indramayu telah menjalankan berbagai langkah konkret, di antaranya: Pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok, Rapat teknis rutin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Gerakan menanam tanaman pangan, Operasi pasar murah, Sidak pasar dan distributor, dan Koordinasi dengan daerah penghasil komoditas.
Selain itu, Pemkab juga memberikan dukungan berupa bantuan transportasi serta pemeliharaan perlengkapan jalan agar kelancaran distribusi barang tetap terjaga.
“Pemkab Indramayu akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, tidak hanya dalam pengendalian inflasi, tetapi juga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Lucky Hakim. ***
Artikel Terkait
Cegah Pelajar Ikut Demo, Lucky Hakim Datangi Sejumlah Sekolah di Indramayu
Geger Penemuan 5 Mayat Dikuburkan Bawah Pohon Nangka di Indramayu Jawa Barat, Begini Awal Mula Kasus Terungkap
4 Fakta Penemuan 5 Mayat di Indramayu, Korban Satu Keluarga hingga Diduga Korban Pembunuhan
Bupati Indramayu Wajibkan SKPD Publikasi Layanan Publik Guna Tingkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat
Kembangkan Agens Hayati untuk Pengendali Hama Padi, Kelompok Tani di Indramayu Ini Dapat Apresiasi dari Kementerian Pertanian