Minggu, 19 Juli 2026

TPST Nyengseret, Tegalega, dan Cicukang Holis 2 Resmi Dikelola Pemkot Bandung

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:34 WIB
Tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Bandung, yaitu TPST Nyengseret, Tegalega, dan Cicukang Holis 2, resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. (IST)
Tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Bandung, yaitu TPST Nyengseret, Tegalega, dan Cicukang Holis 2, resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. (IST)

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Sekitar Stasiun Delanggu Klaten, Ada Soto Garing hingga Resto Tradisional Jawa Konsep Alam Terbuka

“Pendampingan operasional TPST, baik di Kota Cimahi maupun di Kota Bandung, merupakan langkah nyata dalam menghadirkan solusi yang lebih terukur dan berkesinambungan,” ujarnya.

Dengan ditandatanganinya berita acara serah terima, tanggung jawab penuh pengelolaan kini beralih ke pemerintah daerah.

“Ini adalah momentum penting untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana yang telah dibangun serta didampingi dapat benar-benar dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan masyarakat luas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jawa Barat, Muhammad Reva menjelaskan, hibah sarana prasarana ini merupakan bagian dari program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP) yang didanai Bank Dunia.

Baca Juga: Polres Pekalongan Ungkap 11 Kasus Menonjol Juli sampai Agustus 2025, Ada TPPO hingga Curanmor

Melalui program ini, telah dibangun dua TPST di Kota Cimahi, yaitu TPST Sentiong berkapasitas 50 ton dan TPST Lebak Saat berkapasitas 10 ton.

Sedangkan di Kota Bandung ada tiga TPST, yakni Nyengseret (30 ton), Tegallega (25 ton), dan Holis 2 (46 ton).

Selain itu, fasilitas berupa armada pengangkutan sampah juga diberikan, seperti mobil pikap, amrol truck, wheel bin, container, hingga motor sampah.

Dengan dukungan infrastruktur tersebut, Reva optimistis volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat berkurang signifikan.

Baca Juga: Wanita 26 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Muktisari, Diduga Menceburkan Diri ke Sungai Lukulo Kebumen

“Harapannya, dengan beroperasinya TPST ini kita bisa mereduksi hingga 88 persen volume sampah yang selama ini langsung dibuang ke TPA. Artinya hanya sekitar 12 persen residu yang masuk ke TPA,” jelas Reva.

Ia juga menekankan, keberhasilan pengelolaan fasilitas ini sangat bergantung pada komitmen pemerintah daerah.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi langkah Kota Bandung dan Cimahi yang siap mengambil alih operasional TPST secara penuh.

“Setelah serah terima ini, kami berharap pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pengelolaan TPST dan sarana pendukungnya, sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X