"Masyarakat di sini dulu banyak yang punya lesung dan kita lestarikan sampai sekarang."
"Harapan saya bahwa generasi penerus bisa melestarikan budaya ini," ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Avinani (11), mengaku sering mengikuti festival gejog lesung.
Pada festival kali ini, Avinani membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk persiapan.
“Senang bisa ikut tampil. Tidak ada kesulitan."
"Sensasinya menyenangkan bisa bermain gejog lesung dengan teman-teman,” tutur Avinani.
Acara Festival Gejog Lesung dihadiri Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko, Camat Cawas Joko Purwanto, Kepala Desa Barepan Irmawan Andriyanto, Kepala Desa Plosowangi Danang Mahendra, serta sejumlah tamu undangan lainnya. ***
Artikel Terkait
Semarakan HUT RI ke-79, Warga Cawas, Klaten Terbangkan Lampion Harapan dan Gelar Festival Gejog Lesung
Kemeriahan Festival Gejog Lesung Kabupaten Klaten 2024 di Cawas, Bermusik Pakai Alat Penumbuk Padi dari Kayu yang Harus Dilestarikan
Heritage Lovers Akan Disambut Kesenian Srandul saat Kunjungi Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta, Gunakan Alat Musik Utama Lesung
Kemeriahan Ratusan Anak dan Remaja Ikut Festival Gejog Lesung di Barepan Cawas Klaten, Main Musik Pakai Alat Penumbuk Padi yang Harus Dilestarikan