PORTALOKA.ID - Sebanyak 15 kelompok mengikuti Festival Gejog Lesung, Sabtu malam, 9 Agustus 2025.
Acara itu dilaksanakan di Lapangan Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Kepala Desa Tirtomarto, Agung Nugroho mengatakan acara Festival Gejog Lesung merupakan agenda rutin tahunan.
Pada tahun 2025, Festival Gejog Lesung mengangkat tema 'Tradisi Berbunyi Langit Berseri'.
Agung Nugroho menuturkan Festival Gejog Lesung digelar untuk melestarikan budaya.
"Para peserta menampilkan lagu wajib dan lagu pilihan seperti, ada lesung jumengglung, perahu layar, kelinci ucul, dan lainnya," kata Agung Nugroho saat ditemui Portaloka.id, Sabtu malam, 9 Agustus 2025.
Agung Nugroho menjelaskan gejog lesung dipilih karena merupakan warisan budaya sehingga wajib dilestarikan.
Seperi yang diketahui, lesung adalah alat tumbuk padi jaman dulu kala.
Selesai menumbuk padi, warga memukulkan alu pada lesung hingga mengeluarkan suara atau musik.
Seiring perkembangan zaman, menumbuk padi menggunakan lesung mulai ditinggalkan.
Namun, kesenian main musik menggunakan gejog lesung masih dijaga hingga saat ini.
Artikel Terkait
Semarakan HUT RI ke-79, Warga Cawas, Klaten Terbangkan Lampion Harapan dan Gelar Festival Gejog Lesung
Kemeriahan Festival Gejog Lesung Kabupaten Klaten 2024 di Cawas, Bermusik Pakai Alat Penumbuk Padi dari Kayu yang Harus Dilestarikan
Heritage Lovers Akan Disambut Kesenian Srandul saat Kunjungi Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta, Gunakan Alat Musik Utama Lesung
Kemeriahan Ratusan Anak dan Remaja Ikut Festival Gejog Lesung di Barepan Cawas Klaten, Main Musik Pakai Alat Penumbuk Padi yang Harus Dilestarikan