PORTALOKA.ID - Inilah deretan fakta kasus anggota Kodim Bantul kecelakaan tabrak warga hingga meninggal dunia, diduga mabuk di Jalan Parangtritis pada Kamis, 17 Juli 2025 pukul 06.00 WIB.
Persisnya ada di Jalan Parangtritis Km 24, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY).
Pelaku merupakan anggota Kodim 0729/Bantul, Serda S.
Sedangkan korban bernama Yuliana (36).
Berikut Portaloka.id sajikan deretan fakta anggota Kodim Bantul tabrak warga hingga tewas di Jalan Parangtritis dirangkum dari berbagai sumber:
1. Korban Meninggal 4 Hari Pasca Laka
Dandim 0729/Bantul Letkol Muhidin buka suara soal anggotanya yang terlibat kecelakaan tabrak pejalan kaki hingga meninggal dunia di Jalan Parangtritis pada
Muhidin mengucapkan duka cita atas meninggalnya korban Yuliana pada Senin, 21 Juli 2025.
"Turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Yuliana," kata Muhidin.
Ia mengatakan bersama seluruh anggotanya juga turut takziah ke rumah korban.
"Kami seluruh anggota juga ikut takziah ke sana," katanya.
2. Dandum Bantah Anggotanya Mabuk
Artikel Terkait
Motor Trail Relawan PMI Bantul Yogyakarta Digondol Maling di Parkiran Kantor
4 Fakta Pencurian Motor Trail Relawan PMI Bantul Yogyakarta, Korban Rugi Puluhan Juta
Kecelakaan Truk Terguling di Menoreh Kulon Progo Yogyakarta, Evakuasi Sulit Gegara Medan Berat
4 Fakta Kecelakaan Truk Terguling di Menoreh Kulon Progo Yogyakarta, Bawa Beban Berat Kayu hingga Tak Kuat Nanjak
Insiden Solar Tumpah di Jalan Jogja-Wates Bantul Yogyakarta, Polisi dan Damkar Diterjunkan
3 Fakta Solar Tumpah dari Truk Pengangkut di Bantul Yogyakarta, Sempat Akibatkan Kecelakaan Kendaraan Lain
Penemuan Mayat Pria Misterius di Jembatan Glagah Kulon Progo Yogyakarta, Ada Luka Pada Dahi
Evakuasi Penemuan Mayat Pria di Jembatan Glagah Kulon Progo Yogyakarta Libatkan PMI, 1 Armada dan 3 Personel Diterjunkan
Dandim Bantul Bantah Anggota Kodim Mabuk saat Tabrak Pejalan Kaki hingga Meninggal Dunia di Bantul Yogyakarta: Takut Terlambat Upacara
Anggota Kodim Bantul Yogyakarta Tanggung Jawab Atas Tewasnya Korban, Dandim Sentil Pencairan Jasa Raharja