PORTALOKA.ID - Nasib tak mengenakkan dialami seorang nenek di Boyolali, korban tertimpa rumahnya sendiri pada Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 09.30 WIB.
Persisnya ada di kawasan Dukuh Jagoan, Desa Jagoan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Diketahui korban bernama Kasinah (86), warga setempat.
Kapolsek Sambi, AKP Maryanto, membenarkan adanya lansia tertimpa rumahnya sendiri di dukuh Jagoan.
"Rumah roboh ini milik Mbah Kasinah (86), warga Dukuh Jagoan, Desa Jagoan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Kejadiannya tadi sekitar pukul 09.30 WIB," Maryanto.
Maryanto bilang, kejadian bermula saat korban sedang duduk di emperan rumah.
Sebagai gambaran, rumah sang nenek memiliki ukuran 8 kali 12 meter.
Rumah tersebut sudah dalam kondisi tua dan lapuk.
Baca Juga: Buruh Harian Meninggal Dunia Usai Terjatuh saat Pasang Plafon di Bantul Yogyakarta
Tiba-tiba berhembus angin yang cukup kencang.
Akibatnya, rumah sang nenek ambruk hingga korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.
Diketahui korban terluka cukup serius pada bagian kepala dan dada.
"Kondisi bangunan memang sudah tua dan tidak kuat lagi, angin hanya mempercepat proses robohnya," jelasnya.
Artikel Terkait
Pemilik Rumah Tempat 4 Anak Laki-laki Dirantai dan Kelaparan di Andong Boyolali Ditangkap Polisi
Pemilik Rumah Tempat 4 Anak Laki-laki Dirantai dan Kelaparan di Andong Boyolali Dijerat UU Perlindungan Anak, Ini Daftar Barang Buktinya
Pemilik Rumah Tempat 4 Anak Laki-laki Dirantai dan Kelaparan di Andong Boyolali Dikenal Sebagai Tokoh Agama
Wakil Bupati Batang Suyono Temui Anak Laki-laki Dirantai dan Kelaparan di Andong Boyolali
4 Anak Laki-laki Dirantai di Andong Boyolali Kini Tinggal di Pondok Pesantren, Pintar Mengaji dan Suaranya Bagus
Kondisi Terkini 4 Anak Laki-laki Dirantai di Andong Boyolali, Tinggal di Pondok dan Ternyata Pintar Mengaji
Diduga 1 Bulan Tak Makan Nasi, 4 Anak Laki-laki Dirantai di Andong Boyolali Diberi Makan Singkong, Tidur di Luar Rumah hingga Kerja Cari Pakan Ternak
Pria di Boyolali Tewas Tersengat Listrik saat Menebang Pohon di Kebun Warga, Saksi Mata Ungkap Kronologinya