Sedangkan untuk kedatangan di Stasiun Yogyakarta, tercatat sebanyak 6.017 orang pada hari kerja dan sebanyak 8.913 orang pada hari libur dan akhir pekan.
Sedangkan Stasiun Solo Balapan, pada Juni 2025 mencatat volume pengguna Commuter Line yang naik di stasiun ini sebanyak 2.361 orang pada hari kerja dan sebanyak 3.309 orang pada akhir minggu.
Untuk kedatangan, pada hari kerja tercatat 2.596 orang yang turun, dan sebanyak 3.493 orang pada hari libur.
Selain itu, untuk layanan Commuter Line Prameks, Stasiun Kutoarjo merupakan stasiun pemberangkatan dengan volume tertinggi, yaitu sebanyak 1.096 orang yang naik pada hari kerja dan sebanyak 3.309 orang pada akhir minggu.
Sedangkan volume kedatangan di Stasiun Kutoarjo tercatat sebanyak 2.596 orang pada hari kerja dan sebanyak 3.493 orang pada akhir minggu.
Data tersebut juga menggambarkan bahwa layanan Commuter Line yang ada di wilayah Yogyakarta, Solo, dan Kutoarjo memiliki peran penting dalam simpul moda transportasi.
Selain terintegrasi dengan KA Jarak Jauh, layanan Commuter Line juga terintegrasi dengan transportasi darat lainnya yang memudahkan masyarakat untuk bermobilisasi.
Joni menambahkan, selain peningkatan volume pengguna, pada Semester I 2025 juga tercatat peningkatan layanan pengguna Commuter Line.
Dalam peningkatan ini, KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta melakukan pelebaran dan penambahan fasilitas layanan di ruang tunggu Stasiun Yogyakarta.
Selain itu, KAI Commuter juga menambah fasilitas musala dan toilet di berbagai stasiun Commuter Line.
“KAI Commuter juga terus mengupayakan berbagai langkah untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan Commuter Line dan mengintegrasikan layanan Commuter Line dengan moda transportasi lainnya,” tambah Joni.
Artikel Terkait
Pakai Jumpsuit Biru Mirip Baju Tim Damkar, Woro Widowati Hibur Ribuan Penonton di Alun-alun Klaten Hari Jadi ke-221
Momen Prabowo Dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS
3 Rekomendasi Glamping Tawangmangu Jawa Tengah, Pemandangan Gunung Lawu yang Indah Pelepas Kerungsingan Dunia
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur NTT Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 19 Ribu Meter
Capai Rp2,7 Miliar, Inilah 10 Desa dengan Dana Desa 2025 Terbesar di Sleman Yogyakarta, Bisa Digunakan untuk Infrastruktur sampai Ketahanan Pangan