3. Tiga Armada Diterjunkan
Kata Irawan, usai dapatkan laporkan warga pihaknya langsung menerjunkan 3 armada untuk pemadaman.
Akhirnya api berhasil padam pada Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 00.03 WIB.
"Tiga mobil damkar lalu datang dan api bisa dipadamkan pukul 00.03 WIB," ucapnya.
4. Kerugian Capai Ratusan Juta
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Hanya saja, bangunan pabrik dan mobil yang terparkir dekat bangunan ikut hangus terbakar.
Adapun kerugian materi ditaksir mencapai Rp300 juta.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka, hanya kerugian materi karena bangunan dan mobil ikut terbakar. Kalau kerugian materinya ditaksir mencapai Rp 300 juta," ujarnya.
5. Penyebab Kebakaran
Irawan melanjutkan, penyebab kebakaran karena adanya korsleting listrik.
"Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik," katanya.
Berkaca dari kasus ini, Irawan menghimbau agar warga memastikan instalasi listrik sesuai standar yang ada.
"Dan jangan lupa pastikan instalasi listrik sesuai standar," tandasnya.
Artikel Terkait
4 Fakta Kebakaran Rumah di Kulon Progo Yogyakarta, Charger HP di Atas Kasur hingga Pemadaman Dilakukan Tetangga
Kebakaran Gudang Tas di Dekat Museum Pasar Kasongan Bantul Yogyakarta, Kerugian Capai Miliaran
5 Fakta Kebakaran Gudang Tas di Bantul Yogyakarta, Gegara Korsleting, 7 Unit Armada Diterjunkan
Ditinggal 15 Menit, Warung Nasi Padang Kebakaran di Bantul Yogyakarta, Kerugian Capai Puluhan Juta
3 Fakta Kebakaran Warung Nasi Padang di Bantul Yogyakarta, Gegara Masak Nasi Lalu Ditinggal ke Pasar
Kebakaran Pabrik Garmen di Ngaglik Sleman Yogyakarta, Pemadaman Terkendala Akses Masuk Lokasi
Kakek Pensiunan BUMN Tewas dalam Kebakaran Rumah di Jetis Bantul Yogyakarta
5 Fakta Kebakaran Rumah Pensiunan BUMN di Bantul Yogyakarta, Ternyata Tinggal Sendiri dan Suka Kumpulkan Bekas Botol Plastik
Kebakaran Rumah Buntut Perkelahian Kakak Beradik di Bantul Yogyakarta, Dapur dan 2 Motor Hangus Dilalap Si Jago Merah
5 Fakta Perkelahian Kakak Beradik hingga Kebakaran di Bantul Yogyakarta, Gegara Bela Ibu yang Sedang Sakit hingga Dua Kali Dilerai Warga