"Kebetulan saya memang suka belajar dan memasak."
"Walau uang saku saya hanya Rp 5 ribu sampai Rp 7 ribu per hari, saya selalu berusaha mengatur sebaik mungkin."
"Biasanya saya diantar ibu naik motor ke sekolah, pulangnya naik TransJogja," kata Febiyanti Nur Mahmudah.
Impian dan Cita-cita Febiyanti Nur Mahmudah
Meski terbiasa hidup sederhana, Febiyanti Nur Mahmudah memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.
Ia bercita-cita menjadi dosen atau terjun langsung ke pemerintahan.
Karena itulah, Febiyanti Nur Mahmudah mantap memilih Program Studi Politik dan Pemerintahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM.
“Ketertarikan saya pada isu-isu sosial dan politik sudah sejak lama muncul."
"Saya ingin punya peran di masyarakat dan ikut membuat perubahan lewat jalur kebijakan atau pendidikan,” ujar Febiyanti Nur Mahmudah.
Baca Juga: Kloter 19 Jemaah Haji Ciamis Tiba di Tanah Air, Satu Wafat saat Transit di Jeddah
Doa Seorang Ibu
Siti Sofariyatun mengaku sangat bangga dengan sang anak.
Sedari kecil, Febiyanti Nur Mahmudah dikenal selalu mandiri dan semangat dalam belajar.
Siti Sofariyatun menyebutkan sejak di bangku SD, anaknya sudah langganan juara tiga besar di kelas.
Artikel Terkait
Kisah Rahmad Raafi Saputra, Anak Kuli Bangunan Diterima Kuliah Gratis di Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta, Bertekad Ingin Jadi Rimbawan
Arti Kode Huruf pada Pengumuman Hasil Kelulusan Akhir Seleksi PPPK Tahap II Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Kamu Lolos Seleksi PPPK Tahap II Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia? Ini Hal Wajib yang Harus Dilakukan, Ada 2 Opsi Pilihan
13 Link Instansi yang Sudah Umumkan Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap II, Ada BKN, BPOM, Kemenpora hingga Pemprov DIY
Tak Kuat Menanjak, Truk Muatan Kayu Terguling dan Masuk ke Jurang di Pengadegan Purbalingga