Menu MBG dikirim dalam dua kali pengiriman, yakni pagi pukul 07.00 WIB dan pukul 09.00 WIB.
Baca Juga: 25 Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Ciamis Terakreditasi A, Referensi SPMB 2025 Selain SD
"Untuk teknis pembagian ke siswa diserahkan ke wali kelas masing-masing. Kelas 1 sampai 3 datangnya pagi, nanti bisa diberikan pagi atau pas istirahat," paparnya.
Mamah menuturkan, para siswa diwajibkan untuk membawa sendok dan air minum dari rumah.
Sementara tempat makan sudah disediakan oleh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Anak Senang Makan MBG
Pada hari pertama menu yang diberikan berupa nasi, lauk, sayur, buah dan susu.
Menurut Mamah, pihaknya telah mengantisipasi jika ada siswa yang alergi atau tidak suka makanan tertentu.
"Sudah ada pendataan, bahkan ada yang alergi ikan (menunya) sudah dipisahkan," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang siswa bernama Shafa, mengaku senang mendapatkan makan bergizi gratis. Ia mengaku, sebelum berangkat sekolah jarang sarapan.
"Gak makan dulu kalau berangkat sekolah, karena sudah biasa seperti itu," kata Shafa.
"Mamah suka nyediain makan buat sarapan, tapi makannya paling tiga suap aja," tambahnya.
Shafa mengaku suka dengan menu yang disajikan dalam MBG, hingga menyantapnya sampai habis.
Artikel Terkait
Terungkap Identitas Pria Misterius Ditemukan Tewas Tertabrak KA di Delanggu Klaten, Keluarga Mengakui Korban Adalah Anaknya
4 Pantai di Malang dengan View Indah Cocok untuk Healing, Nomor 3 Mirip Raja Ampat Papua
Kondisi Pria Misterius saat Ditemukan Tewas Tertabrak KA di Delanggu Klaten, Korban Dibawa ke RSUP Soeradji Tirtonegoro, Polisi Temukan Honda Scoppy
Pria yang Ditemukan Tewas Tertabrak Kereta Api di Delanggu Klaten Diduga Tak Kuat Hadapi Masalah Lalu Nekat Mengakhiri Hidupnya
Wanita Berdaster Duduk di Tengah Rel Tewas Tertabrak Kereta Api di Ketandan Klaten, Warga Temukan Motor Honda Beat di Dekat TKP
Resep Bubur Jagung Mutiara Lembut Lumer di Mulut, Sukses Menggoyang Lidah