Sabtu, 18 Juli 2026

Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Ekonomi dengan Laos dan Singapura di Hari Pertama KTT ASEAN

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Selasa, 27 Mei 2025 | 13:34 WIB
Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Ekonomi dengan Laos dan Singapura di Hari Pertama KTT ASEAN.  (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Ekonomi dengan Laos dan Singapura di Hari Pertama KTT ASEAN. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

PORTALOKA.ID - Hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN dimanfaatkan secara maksimal oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Usai menghadiri sidang pleno pembukaan, Presiden Prabowo juga menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan dua pemimpin negara ASEAN secara bergantian di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.

Dalam serangkaian agendanya, Senin, 26 Mei 2025, Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong Shyun Tsai secara terpisah.

Pertemuan berlangsung tertutup namun dalam suasana yang disebut produktif dan penuh kehangatan.

Baca Juga: 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika, Prabowo Sorot Akar Historis Hubungan Indonesia-China

 

Sejumlah pejabat tinggi turut hadir mendampingi Prabowo dalam forum bilateral tersebut.

Mereka adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menko Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, pembahasan dalam dua pertemuan tersebut berfokus pada peningkatan hubungan kerja sama, terutama di sektor ekonomi.

“Tadi juga Bapak Presiden sempat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Lao PDR [Laos] dan Perdana Menteri Singapura," kata Sugiono.

Baca Juga: Ujung Kasus Meikarta: Tujuh Tahun Penantian, Harapan Baru di Tangan Menteri PKP di Era Prabowo

 

"Dalam perbicaraan kedua pertemuan bilateral tersebut sudah menyampaikan bahwa perlu ada peningkatan hubungan kerjasama khususnya di sektor-sektor ekonomi," sambung Sugiono.

Sugiono menegaskan bahwa pendekatan Indonesia dalam KTT ini tidak sekadar simbolik, tetapi mendorong kerja sama yang nyata dan berkelanjutan di tingkat regional.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X