Sabtu, 18 Juli 2026

Seskab Teddy Ungkap Prabowo Support Papua Nugini untuk Gabung ke ASEAN

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 26 Mei 2025 | 22:53 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto  (Dok. SekretariatPresiden)
Presiden RI Prabowo Subianto (Dok. SekretariatPresiden)

PORTALOKA.ID - Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan dukungannya agar Papua Nugini dapat bergabung sebagai anggota ASEAN.

Pernyataan itu diungkap Seskab Teddy Indra Wijaya usai mendampingi Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN di Malaysia.

"Presiden Prabowo mengusulkan dan mendukung upaya agar Papua Nugini menjadi anggota ASEAN," kata Seskab Teddy dalam pernyataan resminya, pada Senin, 26 Mei 2025.

Sebelumnya diketahui, ASEAN memiliki 10 negara anggota, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Baca Juga: MBG Dapat Pujian dari Diaspora di Malaysia: Banyak Anak Sekolah Berangkat Tanpa Makan

Sementara itu, Timor Leste saat ini telah berstatus sebagai pengamat dan dijadwalkan secara resmi menjadi anggota ke-11 ASEAN pada Oktober 2025.

Teddy kemudian menuturkan, saat berbicara pada sesi pleno yang mengangkat topik terkait langkah ASEAN ke depan, Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas kawasan, serta meningkatkan pengaruh ASEAN di peta internasional.

"Dengan total populasi anggota ASEAN yang diperkirakan mencapai sekitar 700 juta jiwa pada tahun 2025, atau hampir setara dengan jumlah penduduk di benua Eropa, ASEAN merupakan kekuatan yang sangat diperhitungkan di dunia," tuturnya.

Terkait hal itu, Prabowo menyatakan bergabungnya Papua Nugini dalam ASEAN akan memberi dampak positif dalam memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat ketahanan kawasan.

Baca Juga: Momen Hangat Anwar Ibrahim dan Prabowo di KTT ASEAN, Dua Sahabat di Halaman KLCC

Di sisi lain, secara geografis, Papua Nugini merupakan negara tetangga yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Indonesia.

"Tidak hanya untuk menjaga stabilitas kawasan di ASEAN, bergabungnya Papua Nugini juga akan membuat ASEAN lebih berpengaruh di tataran global," tutup Teddy.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X