Dua orang warga Bejo dan Purwadi turun ke dalam sumur berusaha untuk mengambil FRM.
Namun, warga sempat kesulitan karena S melakukan perlawanan.
Saat diangkat, tubuh korban masih hangat namun sudah tidak bernafas.
"Pak Bejo dan Pak Purwadi berusaha merebut anak yang dibenam-benamkan ke dalam air."
"Akhirnya berhasil direbut, tapi anak sudah dalam kondisi tidak sadar dan dibawa ke RS," kata AKP Eko Pujiyanto.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Wedi.
AKP Eko Pujiyanto mengatakan FRM sempat dilarikan ke rumah sakit.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
"Nyawa sang anak tidak berhasil diselamatkan."
"Korban mengalami luka di kepala."
"Mungkin juga kemasukan air saat dibenam-benamkan ke sumur," ujar AKP Eko Pujiyanto.
Penanganan lebih lanjut kasus ini dilakukan oleh Unit PPA Polres Klaten. ***
Artikel Terkait
HTM Maxdecal Moto Art Show di Gedung RSPD Klaten, Ada Doorprize Motor Matik Custom Sticker
Wamen Ekraf Irene Umar Apresiasi Acara Maxdecal Moto Art Show di Klaten: Buka Peluang Usaha Baru hingga Tingkatkan Daya Saing Produk Kreatif Indonesia
Honda Scoopy Dibalut Sticker Bertema Legenda Tanah Jawa Dihiasi Roncean Melati Terpampang di Maxdecal Moto Art Show Klaten, Begini Cerita sang Pemilik
Bocah Perempuan 6 Tahun di Kebonarum Klaten Tewas Terpeleset ke Saluran dan Terjebak Gorong-gorong
Bocah 3 Tahun Tewas Dibawa Terjun ke Sumur oleh Ibunya di Wedi Klaten, Ada Luka di Kepala Korban