Kemudian OMT menyeret tubuh istrinya ke belakang rumah, lalu membuka pakaiannya, dan melakukan tindakan kekerasan dengan menusuk alat vital korban menggunakan benda tumpul.
Lalu mengganti pakaian korban yang berlumuran darah, dan menggantung tubuh korban di pohon johar menggunakan tali nilon putih yang biasa digunakan untuk mengikat sapi.
Tujuannya adalah agar kematian korban tampak seperti aksi bunuh diri.
Pelapor dalam kasus ini adalah Hesner Taunas (28) yang merupakan anak korban yang berstatus mahasiswa.
Selanjutnya jenazah Paulina Sanmusus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk proses autopsi.
Sementara itu, OMT telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Kupang.
Barang bukti yang diamankan berupa sebuah pakaian korban, dua potong kayu, satu jepit rambut, dan seutas tali nilon putih.
Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa pihaknya akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku dan menegaskan tidak akan mentolerir kekerasan dalam rumah tangga dalam bentuk apapun. ***
Artikel Terkait
Warga Digegerkan dengan Penemuan Seorang Bayi Perempuan dalam Kardus di Desa Kiuoni, Kupang, Polisi Lakukan Penyelidikan
TRAGIS! Dua Bocah SD di Kupang NTT Tewas Terseret Arus Banjir Kali Bibe saat Hendak ke Kebun, Begini Kronologinya
Polsek Kota Lama Tangkap Pelaku Penganiayaan di Paradiso Kupang, Seorang Pemuda Terluka Akibat Tebasan Parang
Hendak Memancing, 5 Warga Kupang NTT Alami Kecelakaan Laut di Perairan Kbo'o Amarasi Selatan, Polisi Ungkap Kronologinya
Kronologi 5 Warga Amfoang Selatan Kupang Digigit Anjing Liar, Tim Medis Segera Beri Vaksin Rabies
Penemuan Jasad Bayi di Selokan Gegerkan Warga Kupang NTT, Diduga Baru Dilahirkan, Begini Kronologinya
Warga Desa Pitay Kupang NTT Ditemukan Tewas Mengambang, Diduga Tenggelam di Laut saat Periksa Perangkap Ikan Tradisional
Tindak Tegas Polda Nusa Tenggara Timur Terhadap Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Anggota Satlantas Polresta Kupang Kota