"Kami saat ini juga tengah berupaya meningkatkan peningkatan SDM Indonesia supaya melek literasi digital, memperbaiki industri untuk meningkatkan infrastruktur digital dan regulasi yang dapat mendukung adopsi teknologi baru”, ujar Dirjen Ekosistem Digital Komdigi RI Edwin Hidayat Abdullah pada acara CITCOM CONNEXT 2025, Selasa, 22 April 2025.
Sementara itu Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid yang berhalangan hadir dalam videonya menekankan Bahwa pemerintah mendukung pengembangan AI dengan pelibatan berbagai pihak.
Seperti halnya misi CONNEXT 2025, Meutya mengatakan bahwa inovasi harus lahir dari masyarakat yang hidup Bersama dan berinovasi dalam ekosistem digital itu sendiri.
“Pemerintah mendukung pengembangan AI secara bertanggungjawab dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan."
"Kebijakan yang baik hanya akan efektif bila kita bangun Bersama-sama oleh mereka yang hidup bekerja dan berinovasi di dalam ekosistem digital itu sendiri."
"Untuk mengoptimalkan potensi AI, pemerintah telah menetapkan lima prioritas strategis nasional yaitu peningkatan layanan kesehatan, efisiensi birokrasi, Pendidikan talenta digital, pengembangan kota pintar dan ketahanan pangan berbasis teknologi”, ujar Menteri Komunikasi Digital RI Meutya Hafid dalam video untuk CONNEXT 2025.
Senada dengan Komdigi, pemerintah kota Bandung yang diwakili Wakil Walikota Bandung Erwin Affandi menyambut optimis adaptasi dengan AI.
Ia menyatakan akan mendukung kolaborasi yang luas bagi komunitas teknologi untuk berpartisipasi dalam merancang solusi kota. Ia menyatakan bahwa kota Bandung siap menghadapi tantangan ke depan dengan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami percaya inovasi terbaik lahir dari partisipasi masyarakatnya. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi dan tentunya para pelaku industri."
"Maka diharapkan CIITCOM CONNEXT 2025 menjadi katalisator lahirnya solusi-solusi inovatif dan kolaborasi lintas sektor yang konkret,” kata Erwin.
Baca Juga: TOP 30 SMA, SMK, dan MA Terbaik di Jawa Timur, Sebagai Acuan SPMB 2025, Juaranya dari Kota Surabaya
Kewaspadaan dan Antisipasi
Sementara itu dunia usaha mendukung penuh adopsi AI yang lebih luas, meskipun tetap memperingatkan sejumlah potensi yang tidak baik misalnya dijualnya produk-produk AI Indonesia nantinya ke luar negeri.
Artikel Terkait
Cuma 2 Langkah! Resep Tempe Bacem Legit Mantap Cocok untuk Sarapan, Bikinnya Sat Set Anti Ribet, Cocok untuk Ide Jualan Rp 2 Ribuan
Kecelakaan Maut Mio vs Grandmax di Kalikebo Trucuk Klaten, 1 Pelajar Tewas, Begini Kronologi Lengkapnya
Korban Tewas Kecelakaan Maut Yamaha Mio vs Grandmax di Kalikebo Trucuk Klaten Enggak Pakai Helm Sempat Nongkrong di Angkringan
2 Pelaku Begal Ditangkap Boyolali, Kasus Sopir Taksi Online Digorok Cutter di Karangnongko Klaten
2 Pria Warga Cilacap Diringkus Gegara Kasus Sabu, Bermula dari Kecurigaan Kendaraan yang Mondar-mandir