Kronologi Kejadian
Aksi pelemparan batu terjadi di Jalan Jogja-Solo, Desa Meger Baru, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Yadi Martadinata menuturkan saat itu ia baru pulang menjemput istri dari stasiun Klaten.
Sang istri duduk di sisi kiri sementara Yadi Martadinata yang mengemudi mobil.
"Saya jemput istri dari stasiun, jadi di mobil cuma dua orang."
"Saya di kanan dan istri di sisi kiri, saya juga berjalan pelan," tuturnya.
Yadi Martadinata mengatakan sebelum kejadian kaca pecah, terdengar ada suara keras di depan.
"Suaranya keras bunyi klotak, tapi bukan bunyi ban meledak, saya merasa apa ada ban pecah tapi ternyata tidak ada."
"Jarak 100 meter, istri saya teriak kaca depan pecah," tutur Yadi Martadinata.
Lapor Polisi
Pasca kejadian, Yadi Martadinata langsung melapor ke polisi Polres Klaten.
Artikel Terkait
Jumlah Total Kendaraan Mobil dan Motor yang Macet Pasca Isi BBM Campur Air di SPBU Trucuk Klaten, Pertamina Ganti Rugi
Pertamina Patra Niaga Buka Posko Pengaduan di SPPU Trucuk Klaten Buntut Kasus BBM Oplosan Pertalite Campur Air
Pertamina Minta Warga Klaten Tak Perlu Khawatir, Pertalite Campur Air Hanya Terjadi di SPBU Trucuk
SPBU Trucuk Klaten Ditutup Sementara Buntut Kasus Pertalite Campur Air, Pasokan Dialihkan ke SPBU Belangwetan dan SPBU Al Aqsha
OTW ke Yogyakarta, Truk Muatan 1000 Galon Air Mineral Terguling di Sawah Delanggu Klaten, Begini Kronologi Lengkapnya
Bermula dari Hobi, Prawoto Warga Krakitan Bayat Klaten Kembangkan Kerajinan Wayang Kulit, Segini Harga Jualnya
Terdengar Suara 'Klotak', Kaca Mobil Fortuner Dilempar Batu oleh Orang Tak Dikenal di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten