Minggu, 19 Juli 2026

Pengendara Jupiter MX Tewas usai Kecelakaan Tabrak Jembatan Balai Desa Patalan Bantul Yogyakarta

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Senin, 7 April 2025 | 14:52 WIB
ILUSTRASI - Seorang remaja tewas usai kecelakaan tunggal tabrak pagar balai desa Patalan Bantul Yogyakarta (Pixabay/Mohamed_hassan)
ILUSTRASI - Seorang remaja tewas usai kecelakaan tunggal tabrak pagar balai desa Patalan Bantul Yogyakarta (Pixabay/Mohamed_hassan)

PORTALOKA.ID - Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Balai Desa Patalan pada Minggu, 6 April 2025 pukul 10.00 WIB. 

Tepatnya ada di  Jalan Parangtritis Dusun Bobok, Patalan Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY).

Korban tewas berinisial AN (14) warga Semarang, Jawa Tengah.

Sedangkan korban lainnya berinisial MR (15) .

Baca Juga: Begini Respons Terbaru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai Viral Tegur Bupati Indramayu Lucky Hakim di Medsos

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan kecelakaan bermula saat AN dan MR mengendarai motor Jupiter MX dengan Pol H 4863 KV melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Parangtritis.

Jeffry bilang, saat itu korban berkendara dengan kecepatan sedang.

Sesampainya di TKP, motor oleng hingga menabrak pagar pintu masuk Balai Desa Patalan.

"Benar, kecelakaan dilaporkan terjadi di Jalan Parangtritis Dusun Bobok, Patalan Jetis, Bantul, tepatnya di depan pintu masuk Balai Desa Patalan pukul 10.00 WIB," ujar Jeffry dalam keterangannya dikutip Senin, 7 April 2025.

Baca Juga: Pria Preman Kampung Malak dan Ngamuk di Pantai Sayang Heulang Garut, Datang Kondisi Mabuk hingga Todong Warga Pakai Pisau, Begini Endingnya

Motor terus melaju hingga akhirnya masuk ke dalam parit di sekitar lokasi kejadian.

Kerasnya benturan membuat kedua korban terluka hingga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Korban oleng ke kiri dan menabrak pagar jembatan pintu masuk Balai Desa Patalan. Selanjutnya korban di bawa ke RS terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama,"  sambungnya.

Nahas penegndaranya, AN tidak dapat diselamatkan.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X