CIAMIS, PORTALOKA.ID - Bertahun-tahun tak pernah berjumpa ada kerinduan mengenang dunia putih biru.
Itulah yang dirasakan alumni SMPN 1 Ciamis tahun lulus 1980-an.
Bertempat di Cafe I'm You, sekitar 100 orang alumni SMP Nesacis alumni 1980 menggelar tepang sono, Sabtu, 5 April 2025.
Ketua Pelaksana Reuni, H. Yayat Kiswayat mengatakan, reuni dihadiri 15 orang perkelas dari jumlah 7 Kelas (A, B,C,D,E,F, dan G ) total 100 orang lebih.
Dari 21 Guru pada waktu itu, sisanya gurunya tinggal 2 orang yang masih ada. Mereka adalah Hj Samsiah yang berusia 92 tahun, dan H Usman berusia 87.
Jumlah Alumni lulusan 1980 ada 321 orang. Sebanyak 35 orang sudah meninggal dunia, sisa 284 orang berusia sekitar 60-61 tahun.
"Setelah berpisah selama 45 tahun, baru sekarang kami bisa bertemu kembali. Namun sayang, 35 sahabat kami telah meninggal dunia," ujar Yayat.
Dikatakan Yayat, reuni kali ini dilaksanakan secara terbatas.
Direncanakan pada akhir Juni 2025 akan digelar reuni akbar yang mengundang seluruh alumni berbagai angkatan. Mulai dari Alumni 1956 sampai dengan Alumni 2023.
"Tujuan reuni akbar ini untuk mempererat tali silaturrahmi dan mengenang masa sekolah di SMPN 1 Ciamis. Tentu saja kami juga ingin berkontribusi untuk almamater tercinta," katanya.
Menurut Yayat, reuni ini untuk membangun kekompakan dan kebersamaan dalam ikatan silaturahmi.
Dengan banyak silaturahmi, lanjut Yayat, akan diluaskan rezeki dan dipanjangkan umur.
Artikel Terkait
Resep Gulai Ayam Lezat Gurih Pedas dengan Bumbu Meresap, Dihidangkan Bersama Seporsi Nasi Sudah Nikmat
Lansia Penggembala Bebek Tewas di Sawah Bobotsari Purbalingga Diduga Tersambar Petir, Begini Kondisinya saat Ditemukan
4 Preman Bersajam Minta Uang dan Ancam Pemudik di Sukanagara Cianjur, Bermula dari Pepet Kendaraan Begini Endingnya
Perbaiki Stop Kontak, Karyawan Tempat Pemotongan Ayam di Ceper Klaten Tewas Tersengat Listrik Mesin Cabut Bulu
Guru Silat di Purwantoro Cabuli Belasan Murid, Bupati Wonogiri: Tidak Ada Ampun Harus Dapat Hukuman Setimpal
Takut Motor Ditarik Leasing, Pria di Bandar Lampung Lapor Polisi Ngaku Dibegal dan Dianyiaya, Ternyata Kendaraannya Disembunyikan di Tempat Ini