Saat itu GPS yang terpasang pada motor masih aktif.
"Pemilik rental tidak menyanggupi permintaan pelaku. Namun pelaku tetap transfer uang Rp250 ribu dan GPS yang terpasang dan masih aktif," kata Eka dalam keterangannya, dikutip Selasa, 25 Maret 2025.
Namun beberapa hari kemudian, GPS motor sudah mati.
2. Matikan Nomor Handphone
Fakta kedua dalam kejadian ini adalah pelaku sempat menghilangkan jejak.
RA sempat menon-aktifkan nomor handphonenya agar tidak bisa dihubungi.
Tak kehilangan cara lain, korban kemudian menghubungi korban melalui messenger facebook dan mendapatkan respon.
Keduanya bertemu dan pelaku mengaku kalau motor rentalnya sudah digadaikan.
"Pelaku sempat menjawab, dan pemilik rental berusaha mencari keberadaan pelaku. Saat bertemu, pelaku mengaku kalau motor sudah digadaikan," ucapnya.
3. Uang Gadai Rp4 Juta
Terungkap uang gadai motor yang diterima oleh sang LC adalah Rp4 juta.
"Sepeda motor Honda Beat yang disewa pelaku di tempat rental kemudian digadaikan senilai Rp4 juta," lanjutnya.
Artikel Terkait
4 Fakta Kecelakaan Beruntun di Jalan Godean Sleman Yogyakarta, Pemotor Terluka dan 2 Sopir Selamat
3 Fakta Lansia Tewas Kesetrum saat Perbaiki Lampu di Bantul Yogyakarta, Ditemukan Pertama Kali Oleh Tetangga
Polres Bantul Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Ladang Tebu Kaligondang Yogyakarta, Ini Alasannya...
Identitas Pria Tewas dalam Mobil Calya Merah di Ring Road Selatan Bantul Yogyakarta
Pengendara Scoopy Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Depan Kampus Atma Jaya Babarsari Sleman Yogyakarta
4 Fakta Kecelakaan Scoopy Tabrak Truk Parkir di Babarsari Sleman Yogyakarta, Penyebab Kecelakaan Karena Kelalaian Pemotor
4 Fakta Konvoi Remaja Bukber Picu Kecelakaan di Panjatan Kulon Progo Yogyakarta, 4 Orang Terluka dan Pelaku Belum Diamankan
Pulang dari Sawah, Lansia Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lendah Kulon Progo Yogyakarta
Aksi Nekat LC Asal Bogor Nekat Gadaikan Motor Rental di Yogyakarta, Ngaku untuk Penuhi Kebutuhan Hidup