Munadi juga mengatakan bahwa ia dan keluarga sudah tinggal di sana lebih dari 30 tahun lamanya.
Ia pun merasa kesal lantaran baru menerima informasi bahwa akan ada penertiban untuk normalisasi Kali Sepak pada Kamis malam, 14 Maret 2025.
Atas musibah yang menerimanya, pihaknya berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi bagi semua warga terdampak.
“Tapi tadi saya dengar-dengar ada pergantian mungkin dalam bentuk uang. Kemungkinan ada kompensasi. Keberatan pasti gak sesuai, yang namanya kompensasi kan gak sesuai dengan hati nurani kita,” terang Munadi
Warga Desa asli Desa Srijaya itu pun rela digusur selagi pemerintah berkenan memberikan pengertian bagi warga terdampak.***
Artikel Terkait
4 Fakta Pria Ditemukan Tewas dalam Mobil di Bantul Yogyakarta, Terungkap Meninggal Dunia Posisi Duduk
Cara Membuat Tempe Chili Padi Menu Sat Set ala Chef Devina, Pas Banget Buat Hidangan Buka Puasa
Resep Tumis Tahu Sambal Kecap Pedas, Cara Beda Masak Tahu Selain Digoreng, Dijamin Bikin Nagih
Resep Kue Semprit Keju Renyah dan Lumer ala Chef Devina, Ide Kue Lebaran Enak dan Ekonomis
Cuma 1 Sachet Susu Bisa Jadi Bolu Susu Panggang Seenak Ini, Cocok Buat Hidangan saat Lebaran, Simak Resepnya
Keputusan Pengangkatan CPNS 2024 dan PPPK 2024 Diumumkan Minggu Depan, DPR: Kami Minta Pemerintah Mempercepat Pengangkatan Dilakukan Tahun 2025