Ia mengatakan ada banyak kemungkinan, bisa 2 orang selamat jadi tersangka, pengoplos saja atau bahkan tak ada tersangka.
Semua dapat terang benderang setelah hasil forensik keluar.
"Ya itu kita menunggu pemeriksaan, penyebab (kematian) apa. Kita tidak menutup semua kemungkinan, bisa semua tersangka, bisa cuma satu, bisa tidak ada tersangka," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, pesta minuman keras (miras) oplos pil sapi di Bantul Yogyakarta berujung maut.
2 orang wanita tewas usai menegak minuman oplosan tersebut.
Mereka adalah RKP (21) warga Wirogunan, Mergangsan, Kota Jogja dan MAM (24) warga Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja.
Keduanya meninggal pada Senin, 3 Maret 2025 dengan selisih hanya beberapa jam.
Diketahui kedua korban ini berpesta miras dengan 2 orang lainnya berjenis kelamin laki-laki.
Mereka adalah KPP sebagai pencetus ide ngoplos miras dengan pil sapi.
Sedangkan korban lainnya berinisial AF.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, mengatakan KPP dan AF kini masih dalam penanganan medis.
KPP dirawat di Rumah Sakit Hardjolukito.
Artikel Terkait
Gadis 21 Tahun Tewas Usai Pesta Miras Oplos Pil Sapi di Banguntapan Bantul Yogyakarta
Kronologi Wanita Tewas Usai Teguk Miras Oplos Pil Sapi di Bantul Yogyakarta, Sempat Ngeluh Dada Panas dan Tidak Mau Makan
Korban Meninggal Dunia Bertambah dalam Kasus Pesta Miras Oplos Pil Sapi di Bantul Yogyakarta, Total 2 Orang
Sudah 2 Wanita Tewas dalam Kasus Pesta Miras Oplos Pil Sapi di Bantul Yogyakarta, Bagaimana Kondisi Korban Selamat?