"Lalu pukul 16.30 WIB RKP dijemput MAM, kemudian menuju ke rumah KPP. Nah sampai di lokasi sudah ada KPP dan AF," ujarnya.
Baca Juga: Meski Tak Diangkat PPPK, 4 Honorer Ini Dapat Kenaikan Gaji dari Sri Mulyani, Segini Besarannya
Kata Jeffry, dari ide KPP, miras tersebut dicampur dengan pil sapi yang sudah digerus.
Mereka berempat akhirnya pesta miras.
"Kemudian KPP mencampur miras oplosan dengan pil sapi yang sudah digerus," ucapnya.
Pada pukul 21.00 WIB, RKP mengeluh dadanya terasa panas.
Baca Juga: Kakek 80 Tahun di Kradenan Trucuk Klaten Hilang Misterius 3 Hari Ditemukan Tewas di Sawah
Selanjutnya, dia menghubungi A (18) untuk menjemput di rumah KPP.
Kemudian pukul 21.15 WIB, A tiba di rumah KPP dan membawa RKP pulang ke rumah.
Menurut Jeffry dari keterangan A, saat itu RKP hanya tidur dan tidak mau makan.
"Menurut keterangan saksi (A), sampai di rumah RKP hanya tidur dan tidak mau makan," katanya.
Baca Juga: Jam Operasional Tempat Hilburan hingga Panti Pijat di Klaten Dibatasi Saat Ramadan, Ini Rinciannya
Keesokan harinya, A menjenguk RKP di rumahnya dengan membawakan makan, susu, hingga air kelapa dalam kemasan pada pukul 21.00 WIB.
Namun, RKP menolak makanan tersebut.
"Saksi juga menawari RKP untuk makan, tapi yang bersangkutan tidak mau," ujarnya.
Artikel Terkait
Antisipasi Balap Liar dan Petasan, Polsek Sedayu Bantul Yogyakarta Gelar Patroli Subuh
Pria Asal Temanggung Tewas Usai Hantam Trotoar di Jalan Magelang Sleman Yogyakarta
4 Fakta Kecelakaan Maut Pemotor Tabrak Trotoar di Jalan Magelang Sleman Yogyakarta, Terjadi pada Dini Hari
Tabrak Tiang Telepon, Seorang Pemotor Ditabrak Motor Lain dari Arah Berlawanan di Kalasan Sleman Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia
4 Fakta Kecelakaan Pemotor Tewas di Kalasan Sleman Yogyakarta Usai Tabrak Tiang Telepon, Bagaimana Kondisi Korban Lainnya?
Polres Bantul Yogyakarta Tebar 5.000 Benih Ikan Demi Dukung Ketahanan Pangan
Gudang Rongsok di Kasihan Bantul Yogyakarta Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Terluka
Bukan Rp550 Juta, Kerugian Kebakaran Gudang Rongsok di Kasihan Bantul Yogyakarta Ternyata Rp1,5 Miliar