Minggu, 19 Juli 2026

Ketua Komisi B DPRD Ciamis H Awan Setiawan: Awas Jangan Lagi Ada Kelangkaan Gas Melon

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Kamis, 20 Februari 2025 | 10:12 WIB
Ketua Komisi B DPRD Ciamis H Awan Setiawan akan memantau ketersediaan LPG 3 Kg  (Portaloka.id/Bang Sufi)
Ketua Komisi B DPRD Ciamis H Awan Setiawan akan memantau ketersediaan LPG 3 Kg (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis, H. Awan Setiawan mengingatkan agar kelangkaan gas LPG 3 Kg tidak kembali terulang.

Beberapa waktu lalu kelangkaan gas di Ciamis dipicu oleh kebijakan larangan menjual gas bagi pengecer warungan.

"Larangan ini membuat masyarakat resah, tapi keresahan tak berlangsung lama karena pemerintah mengeluarkan kebijakan pengecer warungan boleh menjual gas dengan catatan menjadi sub pangkalan," ujar Awan kepada Portaloka.id, Kamis, 20 Februari 2025.

Dikatakan Awan, menjelang bulan Ramadhan, Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis akan selalu melakukan pemantauan ke lapangan terutama ke gudang agen maupun pangkalan.

Baca Juga: Tradisi Mapag Ramadhan di Kabupaten Ciamis, Nadran Eyang Mangun Tapa di Baregbeg (Part 3)

Ini untuk memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat LPG 3 kg dengan harga yang layak.

"Kami mengantisipasi agar masyarakat tidak dirugikan oleh pialang gas LPG 3 kg dengan dalih apapun," ujar Awan.

Ditanya faktor apa saja yang memicu kelangkaan gas LPG 3 kg, Awan mengatakan antara lain pertama, kebutuhan meningkat tapi stok tidak bertambah.

Kedua, orang yang mampu membeli LPG 3 kg menyetok di rumahnya. Ketiga, ada agen nakal yang menjual gas keluar kabupaten karena harga gas di luar kabupaten lebih mahal.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Disambut Senyum Ceria Para Pelajar Ciamis: Jarang Sekali Saya Makan Selengkap Ini

"Ketiga faktor ini harus diperhatikan oleh semua stakeholder pelaku usaha gas. Untuk agen yang nakal tentu akan ditindak tegas," tambah Awan.

Awan mengatakan, untuk mengatasi tiga masalah tersebut diatas, pihaknya memberikan solusi agar Pertamina memberikan kuota tambahan.

"Kebutuhan dan stok harus seimbang. Untuk keluarga kelas atas dan mampu sebaiknya tidak menimbun stok gas.Hormati dan hargai hak masyarakat miskin agar puasa kita mendapatkan keberkahan," ujar Awan.

Terakhir Awan mengatakan, pihaknya bersama stakeholder terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap agen dan pangkalan yang menjual gas LPG 3 kg keluar kabupaten yang berdampak berkurangnya kuota Kabupaten Ciamis.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X