Minggu, 19 Juli 2026

Gempa 18 September 2024 Jadi Tanda Aktivitas Baru Sesar Garsela di Garut: Terjadi 3 Kali di Tahun Berbeda, Ini Penyebabnya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 24 September 2024 | 21:44 WIB
Ilustrasi - Sesar Garsela diklaim sebagai penyebab gempa bumi di Garut beberapa waktu lalu (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Sesar Garsela diklaim sebagai penyebab gempa bumi di Garut beberapa waktu lalu (Freepik/freepik)

Patahan Aktif Garsela juga pernah terjadi pada 2 Februari 2024, yang mengguncang Garut Selatan dengan magnitude 3,2 SR.

BMKG mengklaim pusat gempa yang terjadi saat itu berkaitan dengan patahan aktif Garsela, dengan kedalaman relatif dangkal sekitar 3 kilometer.

Oleh karena itu, aktivitas dari patahan tersebut wajib diwaspadai perkembangannya.

Baca Juga: Punya View Aesthetic, Inilah 4 Rekomendasi Tempat Staycation di Garut, Simak Harga serta Lokasinya

Riwayat Gempa Akibat Patahan Aktif Garsela

Seperti diketahui, Sesar Garsela dikenal sebagai sesar aktif yang memicu terjadinya gempa bumi di area kawasannya. Berikut ini 3 riwayat gempa yang disebabkan oleh patahan aktif Garsela:

Gempa 4,3 SR di Garut pada Tahun 2023

Aktivitas Sesar Garsela sempat memicu gempa bumi dengan magnitude 4,3 di Kecamatan Samarang dan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Gempa itu menyebabkan kerusakan 511 rumah serta fasilitas umum seperti masjid dan sekolah, pada 1 Februari 2023 lalu.

Baca Juga: Gempa M 5.0 Guncang Kabupaten Bandung, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Mengalami Kerusakan

Gempa 3,7 SR di Garut pada Tahun 2021

Peristiwa gempa bumi ini mempunyai magnitude 3,7 SR yang mengguncang wilayah Kabupaten Garut, pada 1 Desember 2021.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa tersebut dapat dirasakan wilayah Kecamatan Pasirwangi, Kamojang, dan Paseh.

Selain itu, mengguncang juga wilayah Kecamatan Pangauban, Bayongbong, dan Cikajang.

Gempa 4,0 di Bandung pada Tahun 2020

Aktivitas patahan Garsela dengan magnitude 4,0 SR, dirasakan masyarakat Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada 1 November 2020.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X