"Harapan kita bisa melestarikan budaya lokal yang diluhung."
"Bisa mengembangan dan tentu sebagai potensi destinasi wisata yang menjadi daya tarik kaitannya dengan roda perokonomian masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Akbar mengaku senang dan puas bisa tampil membawakan musik gejog lesung.
Ia juga merasa bangga karena bisa ikut melestarikan kesenian tradisional agar tidak punah.
Baca Juga: Kronologi Mobil Toyota Rush Hangus Terbakar di Trucuk, Klaten, Selesai Antar Nenek dari Rumah Sakit
"Turut bangga, karena gejog lesung itu icon Desa Barepan, agar bisa lebih berkembang dan maju."
"Menariknya ini kayu bisa bermacam-macam suara seperti kentongan dan suaranya unik."
"Awalnya kalau dibilang sulit ya sulit, kalau tidak ya tidak, kalau sudah niat belajar mau bisa pasti bisa memainkan," ucapnya.
Diketahui, pada zaman dahulu, masyarakat sering menggunakan gejog lesung untuk menumbuk padi jadi beras.
Setelah menumbuk padi, biasanya warga memukulkan kayu pada lesung hingga mengeluarkan musik sebagai pelepas lelah.
Seiring perkembangan zaman, menumbuk padi memakai gejog lesung mulai ditinggalkan karena berganti dengan mesin modern.
Namun, kesenian memainkan musik gejog lesung masih dilestarikan hingga saat ini. ***
Artikel Terkait
7 Fakta Anggota Geng Motor Bawa Celurit di Klaten Ditangkap Polisi, Dapat Tantangan dari TikTok hingga Minum Miras Sebelum Beraksi
25 Formasi CPNS 2024 di Kabupaten Klaten, Kualifikasi Pendidikan Mulai D3 hingga S1, Paling Banyak Posisi Jabatan Pranata Komputer Terampil
Kebakaran Rumah di Karangdowo, Klaten, Tungku Kayu Bakar Masih Menyala saat Ditinggal Pergi ke Kantor Pos
Kronologi Kebakaran Rumah di Karangdowo, Klaten, Berawal dari Masak Pakai Tungku Kayu Bakar, Diduga Ada Kelalaian
5 Fakta Kebakaran Rumah di Karangdowo, Klaten, Tungku Kayu Bakar Ditinggal Pergi 3 Jam hingga Kerugian Material Capai Puluhan Juta Rupiah
20 Persyaratan Umum Lowongan CPNS 2024 Klaten, Jawa Tengah, Pendaftaran Sudah Dibuka, Ayo Segera Daftar!
Jadwal Lengkap Tahapan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2024 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, CATAT TANGGALNYA!
Kemeriahan Tradisi Sebaran Apem Yaa Qowiyyu di Klaten, Panitia Sebar 8 Ton Apem, Warga Antusias Berebut Dipercaya Datangkan Berkah
Polres Klaten Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2024
KPU Klaten Matangkan Persiapan Penerimaan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten Pilkada 2024