– Banjar menyebut “langganan paket internet untuk jaringan intra”, satu paket, bukan dua.
– Ciamis: “belanja bandwidth dan sewa infrastruktur jaringan”, jelas bahwa kabel adalah infrastruktur yang disewa, bukan barang yang dibeli setiap tahun.
– Garut, Sumedang, Majalengka: semuanya belanja bandwidth, tanpa drama semantik bawa-bahasa istilah belanja fiber optik.
Kota Tasikmalaya sendiri yang menciptakan istilah eksotis itu: belanja fiber optik.
Dari analisis awal, setidaknya ada sembilan kejanggalan terkait pola pengadaan jaringan Kota Tasikmalaya. Dan ini yang pertama, paling mendasar, adalah: mengapa nomenklatur anggaran sengaja dibentuk dengan istilah yang tidak lazim, tidak dipakai daerah lain, dan mengaburkan perbedaan antara aset fisik dan layanan jaringan?
Rasanya, mustahil juga kalau satu gedung Kominfo Kota Tasikmalaya itu tidak ada yang tahu nomenklatur apa yang dipakai daerah tetangga. Tapi faktanya, semuanya anteng-anteng saja, dan bukan mustahil disengaja.
Di ranah anggaran publik, bahasa bukan sekadar pilihan kata.
Bahasa adalah niat.
Bahasa adalah modus.
Dan dalam kasus ini, bahasa justru membuka pintu pertama menuju dugaan praktik KKN yang jauh lebih sistematis.
Baca Juga: Momen Dramatis Penyelamatan Warga yang Terseret Arus Banjir di Batang Busuk Padang
Ini baru satu contoh, masih ada delapan temuan lainnya yang menanti dikaji. Lebih besar, lebih sensitif, dan semakin tidak masuk akal.
Tapi sebelum melangkah ke sana, satu hal harus dicatat: kejanggalan pertama ini saja sudah cukup untuk semua perangkat pengawasan dan penegak hukum turun. Kita tunggu, apakah mereka mau bergerak, atau pura-pura tidak tahu.***
Artikel Terkait
4 Fakta Wanita Tewas Tertemper Kereta Bandara di Godean Sleman, Ada Dua Barang Bukti Diamankan
Pemotor Meninggal Dunia Ketimpa Dahan Gegara Disenggol Truk ODOL di Wates Kulon Progo Yogyakarta
Selamat! 2.869 PPPK Paruh Waktu Babel Terima SK Pengangkatan dari Gubernur, Segini Kisaran Gajinya
SAH Terima SK, PPPK Paruh Waktu Kabupaten Semarang Langsung Galang Dana untuk Korban Bencana, Berapa Gajinya?
1.992 PPPK Paruh Waktu Gunungkidul Sudah Resmi Dilantik, Segini Perkiraan Gajinya
170 PPPK Paruh Waktu Kota Ambon Resmi Dilantik, Wali Kota Singgung Soal Peluang jadi Pegawai Penuh Waktu