Sabtu, 18 Juli 2026

Dilema Hari Krida Pertanian Kabupaten Ciamis: Antara Anggaran Minim dan Peningkatan Kapasitas Petani

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Kamis, 26 Juni 2025 | 19:16 WIB
Awan Setiawan, Komisi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Ciamis (Ist)
Awan Setiawan, Komisi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Ciamis (Ist)

PORTALOKA.ID - Di seluruh wilayah Indonesia pada bulan Juni-Juli merupakan Hari Bhakti Tani atau lebih dikenal Hari Krida Pertanian (HKP).

Di Jawa Barat, setiap tahun diperingati dengan berbagai macam kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani untuk kemajuan pertanian, khususnya dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Ciamis, H. Awan Setiawan, SP, menanggapi dilema Hari Krida Pertanian.

Menurut Awan, tidak ketinggalan di Kabupaten Ciamis yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat, selalu memperingati Hari Krida Pertanian dengan berbagai kegiatan positif.

Baca Juga: Transaksi Tetap Lancar dan Nyaman, BRI Siapkan Layanan Weekend Banking Hingga Digital Banking saat Libur Panjang Tahun Baru Islam

"Penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan kondisi. Pada saat Covid, kegiatan dilaksanakan di tingkat kecamatan dan kawedanan," ujar Awan.

Mulai tahun 2023 dan 2024, baru dilaksanakan lagi di tingkat kabupaten yaitu di Kecamatan Ciamis dan Banjaranyar.

Dikatakan Awan, untuk tahun 2025, HKP akan dipusatkan di Kecamatan Sukadana. Tentu saja dengan cara yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Mengingat berbagai hal terutama dari segi anggaran, khususnya bagi kontingen masing-masing kecamatan," ujarnya.

Baca Juga: 16 Desa di Kabupaten Ciamis yang Terima Dana Desa 2025 Terkecil, Kurang dari Rp825 Juta

Menurut Awan, berdasarkan informasi, setiap kegiatan HKP membutuhkan biaya antara Rp20 juta sampai Rp25 juta.

KTNA Kecamatan hanya mengandalkan dari partisipasi pemerintah desa dan donatur lain yang berhubungan dengan kegiatan pertanian.

Dengan kondisi ini, maka HKP 2025 lebih terarah kepada peningkatan kapasitas bagi petani dan kelembagaannya dalam memperkuat ketahanan pangan, seperti:

Baca Juga: 15 Desa di Ciamis yang Dapat Dana Desa 2025 Terbesar, Paling Tinggi Capai Rp1,7 Miliar

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X