Minggu, 19 Juli 2026

Kecelakaan Truk di Boyolali Timpa Minibus, Diduga Kelebihan Muatan, Begini Kronologinya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 26 Juni 2025 | 14:39 WIB
Truk tak kuat nanjak timpa minibus Hiace di Boyolali (X.com/@POLRESBYL)
Truk tak kuat nanjak timpa minibus Hiace di Boyolali (X.com/@POLRESBYL)

BOYOLALI, PORTALOKA.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas antara truk dengan Minibus Hiace yang terjadi di tanjakan Tompak Jalan Semarang-Solo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis, 26 Juni 2025 sekitar pukul 05.30 WIB.

Beruntung tiga penumpang minibus Hiace selamat meski mobil yang ditumpanginya tertimpa badan truk trailer.

Akibat kejadian itu, jalan sempat ditutup sementara untuk proses evakuasi.

Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini.

Baca Juga: 5 Fakta Kecelakaan KLX Vs Revo di Nelle Sikka, 2 Orang Terluka hingga Korban Lansia Paling Parah

"Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut," ujar Rosyid dalam keterangannya di Boyolali, Jateng, pada Kamis, 26 Juni 2025.

Perihal kronologinya, kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor Ad 8821 OU dan Minibus D 7538 AS sama-sama melaju dari arah Semarang menuju ke Solo.

Rosyid menuturkan, truk trailer ada di depan dan disusul minibus Hiace di belakangnya.

"Kondisi jalan menanjak. Truk tak kuat menabrak minibus Hiace di belakangnya," terangnya.

Baca Juga: Kecelakaan Adu Banteng Pemotor ABG Tabrak Revo di Nelle Sikka Gegara Mabuk

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk trailer pengangkut kertas dari Jakarta tujuan Kartasura itu mengalami masalah teknis.

Rosyid mengklaim pihaknya menduga truk itu kelebihan muatan sehingga tidak kuat saat melintasi tanjakan Tompak di Jalan Semarang-Solo tersebut.

"Dari pengakuan, sopir trailer, sejak dari Salatiga, sistem pengereman sudah mengalami masalah. Diduga truk ini mengalami kelebihan muatan, over dimensi over load (ODOL)," tuturnya.

Kapolres Boyolali kemudian menyatakan, hasil identifikasi sementara mengungkapkan barang yang diangkut kurang lebih mencapai 46 sampai 50 ton.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X