Menurutnya, data hisab memberikan gambaran awal posisi hilal, sementara rukyat menjadi konfirmasi faktual melalui pengamatan langsung di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” jelasnya.
Agenda Sidang Isbat
Lebih lanjut, Abu Rokhmad menjelaskan agenda yang akan dilaksanakan dalam sidang isbat penentuan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.
Seminar ini disiarkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik.
Setelah itu, panitia akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi pengamatan, mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
“Selanjutnya, Menteri Agama akan memimpin sidang dengan mendengarkan pertimbangan para peserta sebelum menetapkan awal Zulhijah secara resmi,” ujarnya.
Berdasarkan data awal yang dipaparkan dalam rapat persiapan, posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H secara hisab telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS.
“Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat,” ungkapnya.
Meski demikian, Abu menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat prediktif dan belum menjadi dasar penetapan resmi.
“Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah,” tegasnya.
Artikel Terkait
Mulai Rp 15 Ribu Bisa Makan Olahan Kambing, Gass ke Warung Aneka Kambing Boerawa Kalikebo Klaten! Porsi Melimpah Dijamin Puas
Rekomendasi Sajian Idul Adha: Resep Sop Sengkel, Kuahnya Segar Dagingnya Lembut, Begini Cara Membuatnya
Promedia Group Sukses Gelar BRI CoreLab 2026 di UNJ: Bahas Industri Informasi hingga Citizen Journalism
PGMM Pacitan Sampaikan 3 Tuntutan Guru Madrasah Swasta kepada DPRD Pacitan, di Antaranya soal TPG Inpassing yang Sering Terlambat
Usai Aksi Protesnya Viral, Peserta LCC MPR Josepha Alexandra Ngaku Dapat Tips Debat dari Wapres Gibran
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC 4 Pilar MPR, Pilih Dukung SMAN 1 Sambas Maju Tingkat Nasional
Teguran Menohok Helmy Yahya soal Ucapan MC LCC 4 Pilar MPR Kalbar: Pikirkan Dulu Sebelum Bicara
Pemerintah Bakal Bentuk Satgas Percepatan Deregulasi untuk Sederhanakan Izin Usaha