Dua perampokan sebelumnya terjadi sekira tahun 2022-2023 dengan masing-masing mengalami kerugian sebesar Rp20 juta dan Rp30 juta.
Jukih juga menduga bahwa toko kelontong milik Bimih sudah menjadi incaran perampok tersebut.
"Saya rasa sudah jadi incaran," ujarnya.***