berita

Kondisi Dapur MBG di Kabupaten Sleman Panas, Staf Kepresidenan Nyatakan Perlu Ada Perbaikan

Selasa, 4 Februari 2025 | 17:44 WIB
Dapur Badan Gizi Nasional di Sleman untuk program MBG dinilai terlalu panas (Portaloka.id/Frista Zeuny)

YOGYAKARTA, PORTALOKA.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan untuk mendukung misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi masyarakat Indonesia.

Sementara itu , pemerintah juga menyiapkan dapur yang dirancang untuk melayani sekitar 3 ribu anak dari berbagai jenjang pendidikan, balita, ibu hamil, dan menyusui.

Presiden Prabowo melalui Staf Kepresidenan pun turun langsung ke lapangan guna meninjau kebutuhan MBG di seluruh Tanah Air.

Wakil Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari meninjau dapur Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 4 Februari 2025.

Baca Juga: Kinerja Fundamental Solid, BRI Optimis Tumbuh Berkelanjutan

Dalam kunjungannya, Muhammad Qodari melihat persiapan, penataan makanan, serta distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah di Kabupaten Sleman.

Dari berbagai wilayah yang dikunjung, Qodari menyebut, dapur BGN di Kabupaten Sleman ini relatif panas.

"Tapi salah satu yang bisa saya sebut barangkali bahwa dapurnya panas ya, dapurnya panas," ungkapnya usai kunjungan.

Qohari pun menilai, dibutuhkan adanya pengaturan tempat hingga sirkulasi juga perlu diperbaiki agar dapur tidak terlalu panas.

Baca Juga: Momen Menarik Prabowo Cek Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Intip dari Jendela Tanpa Ganggu Jam Belajar, Banjir Pujian

"Ke depan desain-desain di tempat lain juga akan dilakukan perbaikan, (diantaranya) pengaturan tempat, ruang, sirkulasi dan yang lain-lain. Saya kira itu bersifat teknis tapi harus direncanakan dari awal," katanya.

Setelah beberapa kali melakukan peninjauan, kondisi dapur MBG yang panas ini baru Qodari temui di Kabupaten Sleman.***

Tags

Terkini