berita

Sekolah Lalai, Masa Depan Dipertaruhkan! Ratusan Siswa SMAN 1 Mempawah Gagal Ikut SNBP 2025

Selasa, 4 Februari 2025 | 16:02 WIB
Ratusan Siswa SMAN 1 Mempawah Gagal Ikut SNBP 2025 Gegara Kelalaian Sekolah (X / Tukang Bedah Viral)

Sekolah Akui Kelalaian dan Cari Solusi

Tak butuh waktu lama bagi warganet untuk bereaksi.

Kritikan tajam pun mengarah ke pihak sekolah, dengan banyak netizen menyindir bahwa guru lebih sibuk bermain media sosial daripada mengurus administrasi penting.

Baca Juga: Hasil Seleksi Administrasi PPPK 2024 Tahap 2 Diumumkan HARI INI! Yuk Segera Cek Lewat SSCASN Lengkap dengan Panduan Tahap Berikutnya

Nama Wakil Kepala Sekolah, Febrini, bahkan ikut terseret dalam pusaran kontroversi ini.

Febrini akhirnya angkat bicara, mengakui kesalahan pihak sekolah dan berjanji akan mencari solusi.

Salah satu langkah yang mereka tempuh adalah melakukan koordinasi dengan pusat administrasi SNBP untuk meminta perpanjangan waktu pengisian PDSS.

"Kami akan melakukan kunjungan langsung ke admin pusat besok untuk mencari solusi terbaik bagi siswa," ujar Febrini, mencoba meredam gejolak emosi yang sudah terlanjur membara.

Baca Juga: Penjual Nasi Uduk Diduga Kelelahan Hingga Meninggal saat Antre Gas LPG 3 Kg, Begini Kata Kapolsek Pamulang

Tak hanya itu, sebagai bentuk tanggung jawab, sekolah juga berjanji memberikan bimbingan belajar gratis selama tiga bulan di Ganesha Operation (GO) bagi siswa yang memenuhi syarat.

Langkah ini diharapkan bisa mempersiapkan mereka untuk menghadapi jalur tes masuk perguruan tinggi.

Namun, kebijakan ini belum cukup bagi para orang tua siswa yang masih menuntut adanya sanksi tegas bagi pihak yang bertanggung jawab. Mereka menilai bahwa masa depan anak-anak mereka telah dipertaruhkan akibat keteledoran yang seharusnya bisa dihindari.

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan.

Baca Juga: Gegara Senggolan, Pemuda Nekat Tikam Pengendara Honda Beat Street hingga Rusak Mobil Mitsubishi Xpander di Cisaat Sukabumi

Administrasi yang lalai tak hanya soal kesalahan teknis, tetapi juga menyangkut nasib ratusan siswa yang telah berjuang keras demi masa depan mereka.

Halaman:

Tags

Terkini