PORTALOKA.ID - Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meresmikan Museum 'Muhammadiyah untuk Indonesia.'
Ruang pamer museum ini terletak di Kompleks IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dan diresmikan pada Senin, 3 Februari 2025.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan, telah lebih dari 112 tahun perjalanan Muhammadiyah dalam kiprahnya diberbagai bidang.
Kiprah tersebut antara lain di bidang politik, sosial, keagamaan, pendidikan dan kesehatan.
Muhammadiya melebarkan kiprahnya lewat ruang pamer dengan menampilkan narasi dan story line yang menggambarkan masa lalu hingga masa kini.
Menurut Fadli, museum ini akan memberikan gambaran kepada masyarakat hanya dalam waktu singkat.
"Hanya dalam waktu 1-2 jam masyarakat bisa melihat bagaimana sejarah dan kiprah perjalanan (Muhammadiyah) dari masa ke masa," ungkap Fadli Zon dalam kunjungannya.
Salah satu tugas dari Kementerian Kebudayaan adalah menghidupkan museum dan cagar budaya.
Sehingga, pihaknya akan mendukung adanya museum ini, termasuk pemanfaatan dari warisan-warisan budaya dan kebudayaan secara umum.
Fadli menilai, sebagai negara dengan penduduk terbesar muslim di dunia, tentu harus ada representasi sejarah perjalanan peradaban Islam dari waktu ke waktu.
"Mungkin nanti ada museum dari organisasi Islam yang lain. Ini saya kira harus mulai kita tumbuhkan," ujarnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD RI ini berharap, dengan adanya museum tersebut dapat mengumpulkan lebih banyak artefak-artefak lagi.